human interest story
Rutan Kelas II A Peringati Isra Mikraj, Ustaz Das’ad Minta Warga Binaan Perbaiki Salat
Bercirikan penyampaian yang lucu serta lugas, pesan - pesan keagamaan yang ia sampaikan pada tausiahnya begitu mengena di hati para warga binaan.
Penulis: Ferryanto | Editor: Didit Widodo
"Setidaknya dengan kegiatan ini, dapat membuat para narapidana menyadari kesalahan yang bersangkutan, dan bisa merubah pribadinya,"ujarnya.
Ia meyakini dengan kegiatan pembinaan yang berfokus pada keagamaan, para narapidana akan berubah menjadi lebih baik.
"Mereka sudah dewasa, kalau disalahkan pasti akan menolak, tapi kalau di beri contoh dari Ka Lapas atau Karutan nanti mereka akan pahami tujuan pembinaan yang kita lakukan,"jelasnya.
Karutan Kelas II A Pontianak, Muhammad Yani menuturkan bahwa penghuni Rutan Kelas II Pontianak saat ini berjumlah 917 orang, dengan jumlah penghuni yang beragama muslim yakni 653 orang.
Dari jumlah keseluruhan di atas, Ka Rutan mengungkap 60% di antarnya merupakan kasus tindak pidana narkoba. Dengan jumlah penghuni yang melebihi kapasitas, dari rutan yang hanya 220 orang, pendekatan secara keagamanaan dinilainya lebih efektif membuat para warga binaan menjadi lebih baik.
"Di sini kita bebasakan mereka beribadah sesuai dengan kepercayaan dan keyakinan masing - masing, untuk yang muslim kita laksanakan sholat Zuhur dan ashar berjamaah, dan yang untuk Nasrani setiap hari di laksanakan kebaktian, dan juga dengan yang beragama lain,"paparnya.
Dengan hal tersebut, Diharapkan para warga binaan dapat menyadari sepenuhnya kesalahan yang mereka perbuat dengan tidak mengulangi kejahatan dan dapat menjadi manusia yang aktif serta produktif dalam pembangunan.
"Dan yang tidak kalah penting lagi, kita ingin mengubah imej di masyarakat, bahwa sistem sekarang bukan ke penjaraan namun kemasyarakatan,"jelasnya.