Pokja Harap UU 2016 Tentang Pemalsuan KTP untuk Calon Perseorangan Dapat Diimplementasikan

Menurutnya, untuk menghadapi pilkada tahun 2020 ini yang bersih dari segala pelanggaran dan kecurangan tak cukup hanya mewanti apalagi menggertak.

Pokja Harap UU 2016 Tentang Pemalsuan KTP untuk Calon Perseorangan Dapat Diimplementasikan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Ketua Kajian dan Advokasi Masyarakat Pokja Rumah Demokrasi Kalbar, Maryadi Sirat 

PONTIANAK - Ketua Kajian dan Advokasi Masyarakat Pokja Rumah Demokrasi, Maryadi Sirat berharap agar sanksi yang ada pada UU 10 tahun 2016 terkait pemalsuan KTP untuk calon perseorangan dapat benar-benar diterapkan jika memang ditemukan.

Menurutnya, untuk menghadapi pilkada tahun 2020 ini yang bersih dari segala pelanggaran dan kecurangan tak cukup hanya mewanti apalagi menggertak.

"Saya harap tidak hanya gertak semata untuk menakut-nakuti peserta calon perseorangan agar tidak memalsukan daftar dukungan."

"Melainkan bagaimana implementasi dari UU 10 tahun 2016 tersebut jika di kemudian hari memang terjadi pemalsuan dukungan oleh calon perseorangn kontestan pilkada tahun 2020," ujar Maryadi, Rabu (26/02/2020).

Ancaman Pidana KTP Palsu Calon Perseorangan, Ini Penjelasan dari KPU

Selain itu, ia pun berharap untuk ditindakan tegas sesuai peraturan yang ada jika terjadi pemalsuan dikemudian hari.

Sanksi tegas, lanjutnya, tersebut membuktikan bahwa penyelenggara tetap melakukan ikhtiar dalam meningkatkan kualitas pilkada tahun 2020.

"Sehingga ikhtiar untuk mewujudkan pilkada yang luber jurdil bisa benar benar terwujud, dan hasil dari demokrasi yang berkualitas tersebut diharapkan bisa menghasilkan pemimpin daerah yang berkualitas pula, Karena proses demokrasi yang berkualitas pula," tutup Yadi. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak 

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved