Sutarmidji Tegaskan Netral dalam Pilkada Tujuh Kabupaten di Kalbar

"Jika terbukti melanggar, aturan-aturan tentang ASN akan mungkin diterapkan. Saya pastikan akan menjalankannya," kata Midji.

Sutarmidji Tegaskan Netral dalam Pilkada Tujuh Kabupaten di Kalbar
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji menyampaikan kata sambutan dan arahannya dalam Rapat koordinasi persiapan pemilihan umum/pemilihan kepala daerah provinsi Kalimantan Barat tahun 2020, di hotel Kapuas Palace, Pontianak, Senin (24/2/2020). Sutarmidji mengatakan kunci keberhasilan Pilkada/Pileg atau Pilpres itu ketika kita bisa menjamin iklim yang kondusif. 

Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji menegaskan dirinya tidak akan terlibat dalam pemenangan calon dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020.

Sutarmidji mengatakan, jika ada bakal calon bupati dan wakil bupati yang mengaku didukung Sutarmidji, itu adalah klaim sepihak.

"Kalau ada pasangan bakal calon bupati dan calon wakil bupati yang mengaku saya dukung, itu klaim sepihak," kata Sutarmidji dalam rapat koordinasi persiapan pemilihan kepala daerah di Hotel Kapuas Palace, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (24/2/2020).

Sutarmidji mengatakan, dalam pilkada kali ini dia akan menempatkan diri sebagai gubernur yang tidak memiliki kapasitas mendukung pasangan calon mananapun.

"Saya ingin menempatkan diri sebagai gubernur dan tidak berkapasitas mendukung pasangan calon manapun serta saya tidak akan mendukung siapa-siapa. Saya netral," ujar Sutarmidji.

Sutarmidji Minta Percepatan Pembanguan Kereta Api Trans Kalimantan

Bang Midji, sapaan akrabnya ini juga memberikan peringatkan kepada para aparatur sipil negara (ASN) untuk tidak terlibat dalam politik praktis dengan mendukung pasangan calon bupati maupun wakil bupati.

"Saya serius ya, bukan gertak, kalau ada kedapatan ASN yang mendukung atau berpihak pada pasangan calon dalam pilkada, saya pastikan akan ditindak," tegas Midji.

Penindakan ASN yang terlibat politik praktis berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, yang menyatakan pegawai negeri memiliki kewajiban menjaga netralitas, serta bersih dari keberpihakan terhadap kelompok politik tertentu.

"Jika terbukti melanggar, aturan-aturan tentang ASN akan mungkin diterapkan. Saya pastikan akan menjalankannya," kata Midji.

Dia juga harap Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pilkada berlaku adil dan transparan kepada semua pasangan calon.

"Semoga pilkada serentak 2020 ini berjalan tertib dan aman," tutup Midji.

Sebagaimana diketahui, ada 7 kabupaten di Kalbar yang akan menggelar pilkada serentak pada September 2020 mendatang, yakni Kabupaten Sambas, Bengkayang, Sekadau, Sintang, Melawi, Kapuas Hulu, dan Ketapang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gubernur Sutarmidji Tegaskan Netral dalam Pilkada 7 Kabupaten di Kalbar"
Penulis : Kontributor Pontianak, Hendra Cipta
Editor : Khairina

Editor: Nasaruddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved