Dokter 'Penemu' Pertama Virus Corona Meninggal Kena 2019-nCoV, dr Li Wenliang Tinggalkan Istri Hamil
ia sempat dituding menyebarkan berita bohong alias hoax dan mendapat ancaman hukuman dari otoritas keamanan setempat.
JAUH sebelum virus Corona menghadirkan kekhawatiran global, dokter Li Wenliang adalah orang pertama kali mengumumkan keberadaan virus corona.
Amarannya yang menginformasikan virus berbahaya itu ke sesama rekan seprofesinya sempat membuatnya didatangi pihak keamanan.
Bahkan ia dituding menyebarkan berita bohong alias hoax dan mendapat ancaman hukuman dari otoritas keamanan setempat.
Namun, informasi yang ditampilkannya ternyata benar.
Sayangnya, ia sendiri akhirnya juga tertular virus mematikan yang dinamai 2019 Novel Coronavirus alias 2019-nCoV.
Baru-baru ini, ia dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (6/2/2020) lalu.
• Dubes China Protes Pembatasan Akses China - Indonesia Cegah Virus Corona dari Pemerintah Indonesia
Mampu mendeteksi virus corona 10 hari sebelum mewabah rupanya menjadi pengabdian Li Wenliang sebagai dokter di Wuhan, China.
Li Wenliang adalah dokter yang pertama kali mengumumkan bahaya corona 10 hari sebelum akhirnya meluluhlantakkan Wuhan, China.
Dokter Li Wenliang menghembuskan nafas terakhirnya pada Kamis (6/2/2020) kemarin dalam usia yang cukup muda yakni 34 tahun.
Penyebab kematian dokter Li Wenliang tak lain tak bukan adalah karena terinfeksi virus corona.
Dokter Li Wenliang meninggalkan seorang anak dan istri yang tengah mengandung buah hati mereka yang kedua.
Sayang, sebelum Li Wenliang melihat anak keduanya, ia harus berpulang lebih dulu.
Kepergian Li Wenliang pastinya meninggalkan duka yang mendalam bagi masyarakat Wuhan.
• TAK Ada Orang di Indonesia Terjangkit Virus Corona Meski Ada 2 Juta Turis China, Ahli Ungkap Sebab
Pasalnya, setelah dicibir lantaran disebut menyebarkan berita bohong, dugaan Li Wenliang soal virus corona benar adanya terjadi.
Bahkan sebelum kepergiannya, warga pun sempat menyebut dokter Li Wenliang sebagai pahlawan.