Dubes China Protes Pembatasan Akses China - Indonesia Cegah Virus Corona dari Pemerintah Indonesia
Luhut menegaskan tidak akan ada masalah terkait keputusan pemerintah RI mencegah penyebaran virus corona.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan buka suara menanggapi pernyataan kekecewaan yang disampaikan Duta Besar China untuk Indonesia Xiao Qian terkait pembatasan akses dari dan ke China yang diberlakukan pemerintah.
Luhut menegaskan tidak akan ada masalah terkait keputusan pemerintah RI mencegah penyebaran virus corona.
Luhut pun mengaku bahwa dirinya telah menghubungi Xiao Qian untuk menyampaikan mengenai kebijakan sementara yang diterapkan oleh pemerintah Indonesia.
"Nggak lah, kan semua sudah dia paham, saya sudah bilang ke dia (Xiao Qian)," ujar Luhut, di Kantor Kemenko Maritim dan Investasi, Kamis (6/2/2020).
• WASPADA ! 19 Wilayah Daerah di Indonesia Ini Berisiko Bisa Jadi Pintu Akses Penyebaran Virus Corona
Menurutnya, pemerintah menerapkan kebijakan ini berdasarkan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
"Kita ini juga kan nggak bisa lari dari WHO kan, harus comply dengan itu," jelas Luhut.
Perlu diketahui, China merupakan salah satu negara yang menanamkan investasinya cukup besar di Indonesia.
Menurut data laporan yang dimiliki Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), sepanjang 2019, nilai investasi yang masuk dari China mencapai angka USD 4,7 miliar atau setara Rp 70,5 triliun.
Kucuran investasi negara ini berada pada peringkat kedua setelah Singapura yang mencapai nilai sebesar USD 6,5 miliar.
Sementara itu posisi ketiga ditempati Jepang dengan nilai investasi USD 4,3 miliar, Hong Kong USD 2,9 miliar serta posisi kelima ada Belanda yang mengucurkan modal sebesar USD 2,6 miliar.
Hubungan kedua negara ini pun saat ini terjalin sangat baik, meskipun sempat ada permasalahan wilayah teritori di perairan Natuna.
Kendati demikian, Luhut memberikan pengertian kepada Xiao Qian terkait pembatasan akses penerbangan serta perdagangan dari dan ke China.
Sementara itu, Xiao Qian sebelumnya dalam agenda yang ia adakan di Kantor Kedutaan Besar China, Jakarta, Selasa (4/2/2020) menyayangkan langkah Indonesia.
Ia bahkan memprediksi keputusan pembatasan akses itu tidak hanya berdampak pada China, tapi sektor perekonomian Indonesia juga.
"Menurut saya, kalau ambil kebijakan pembatasan seperti terhadap penerbangan dan perdagangan, kami melihat tak hanya berdampak pada kami melainkan akan merugikan ekonomi dari sisi perdagangan dan pariwisata Indonesia," kata Qian.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dubes China Kecewa Sikap Indonesia Soal Corona, Luhut: Nggak-lah, Dia Sudah Paham
(*)