Antisipasi Virus Corona
Resmi Diumumkan Hasil Laboratorium Pasien di Ruang Isolasi RSUD Soedarso, Negatif Corona!
Dokter Candra mengatakan bahwa saat ini kondisi pasien semakin membaik tidak ada demam dan sesak nafas dan selera makan
Penulis: Anggara Wikan Prasetya | Editor: Madrosid
PONTIANAK - Dokter Spesialis Paru-paru RSUD Soedarso, Dokter Candra adalah satu diantara petugas kesehatan yang merawat pasien dalam pengawasan di Ruang Isolasi penanganan virus Corona yang telah disiapkan oleh RSUD Soedarso.
Telah diumumkan secara resmi oleh pihak Kadiskes Provinsi Kalbar, Harisson dan Direktur RSUD Saripawan dan ditemani oleh dr Candrayang menangani pasien dalam masa pengawasan di Ruang isolasi bahwa pasien dinyatakan negatif virsu Corona dan kondisi sekarang sudah semakin membaik.
Dokter Candra mengatakan bahwa saat ini kondisi pasien semakin membaik tidak ada demam dan sesak nafas dan selera makan sudah bagus dan lebih banyak dibandingkan pertama kali pasien datang.
• Siap Siaga, RSUD Soedarso Punya Tim Khusus Cegah Virus Corona yang Mewabah Dunia
“Jadi awal masuk pasien sesuai prosedur karena dianggap punya ciri-ciri virus corona dilakukan antisipasi setelah diperiksa ternyata kena pneomonia ringan. Pasien akan terus di kontrol selama 14 hari dan setelah di rawat di sini juga di kontrol,” jelasnya.
Ia mengatakan pasien awalnya dicurigai virus Corona karena ada demam, sesak nafas, dan riwayat bepergian ke negara tertular.
Tapi setelah dirawat diruang Isolasi RSUD Soedarso pasien berangsur membaik dan akan keluar dari rumah sakit dakam waktu dekat. Namun tetap dalam pengawasan dan kontrol .
“Memang kalau untuk virus corona vaksin belum ada tapi obat-obatan anti virus dan bakteri sudah siap di Kalbar,” pungkasnya.
Untuk memastikannya pasien yang diisolasi di RSUD Soedarso cairan tenggorokannya dikirim ke Jakarta, hasilnya menunjukan hasil negatif terjangkit Virus Corona.
Perempuan asal Kota Pontianak itu diisolasi lantaran mengalami demam, batuk dan filek pasca ia datang dari luar negeri.
Saat ini kondisi pasien sudah membaik dan menurut keterangan dokter yang merawatnya, pasien itu sudah diperbolehkan pulang.
Dokter Spesialis Paru RSUD Sudarso, dr. Candra menjelaskan kondisi pasien yang ditanganinya itu sudah membaik dari gejala awal yang bersangkutan masuk dan diisolasi.
• Proses Panjang Isolasi Pasien Dampak Virus Corona, RSUD Soedarso Kirim 2 Kali Cairan ke Jakarta
"Kondisi pasien sudah membaik, sudah boleh pulang dan menunggu administrasi saja," ucap Candra saat memberikan keterangan didepan awak media, Kamis (6/2/2020).
Lanjut ditegaskannya, jika pasien tersebut sudah tidak ada gejala pneumonia.
Memang hasil pemeriksaan awal, yang bersangkuta menderita pneumonia ringan.
Meskipun pasien diperbolehkan pulang, Dokter Spesialis Paru yang merawatnya menuturkan untuk 14 hari kedepannya pasien harus tetap dalam pemantauan mereka.