Human Interest Story

Komjen Pol Arief Sambangi SPN Pontianak, Ini Pesannya untuk para Bintara

Rekruitmen yang benar, dipilih dengan sistem yang bersih, dididik dengan baik di SPN untuk dijadikan polisi profesional dan berintegritas

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi | Editor: Didit Widodo
TRIBUN PONTIANAK/LEMDIKLAT POLRI
Kalemdiklat Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto saat berkunjung ke SPN Polda Kalbar didampingi oleh PJU Lemdiklat Polri untuk melihat langsung perkembangan proses pendidikan Bintara Polri di SPN Pontianak Polda Kalbar, Kamis (6/2/2020). 

Komjen Pol Arief Sambangi SPN Pontianak, Ini Pesannya untuk para Bintara

TRIBUNPONTIANA.CO.ID, TRIBUN - Kepala Lembaga Pendidikan dan latihan (Kalemdiklat) Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto memastikan para pemuda yang berhasil direkrut untuk menjadi Polri adalah adalah putra-putra terbaik.

Karena mereka melalui proses rekruitmen yang benar, dipilih dengan sistem yang bersih, dididik dengan baik di SPN untuk dijadikan polisi profesional dan berintegritas, dididik untuk penjadi polisi yang melayani dan akan mengabdi kepada masyarakat Kalbar.

Hal itu ia sampaikan Komjen Pol Arief saat berkunjung ke SPN Polda Kalbar didampingi PJU Lemdiklat Polri untuk melihat langsung perkembangan proses pendidikan Bintara Polri di SPN Pontianak Polda Kalbar, Kamis (6/2/2020).

Perusda Aneka Usaha Kalbar Berbenah, Piutang Tak Tertagih Capai Rp 6 Miliar

Pegawai Dinas PUPR Tak Ikuti Musrembang di Terentang, Sujiwo Berang dan Berikan Sanksi Tegas

"Nantinya para peserta didik memahami bahwa setelah lulus pendidikan menjadi bintara remaja, masyarakat tidak mau tahu pangkat mereka apa, masyarakat hanya akan menuntut kewajban kita sebagai polisi pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. Gaji kita untuk melayani masyarakat jangan sampai kita menjadi musuh masyarakat," tegas mantan Kapolda Kalbar ini.

Jenderal tiga bintang ini juga mengatakan, dengan ilmu dan keterampilan seorang polisi, dilengkapi seragam dan atribut yang melambangkan kewenangan yang begitu besar maka gunakanlah kewenangan itu untuk melindungi dan melayani masyarakat.

"Jangan sampai tidak mengetahui cara yang benar dalam menggunakan kewenangan atau bahkan menyalahgunakan kewenangan tersebut untuk melukai masyarakat. Jangan salah gunakan kewenangan dan jangan pula salah menerapkan kewenangan itu kepada masyarakat," ungkap pria yang juga pernah menjabat sebagai Kabareskrim ini.

Dirinya juga berpesan kepada para calon bintara, di sisa waktu yang ada di SPN ini, manfaatkan untuk mencukupi bekal untuk menjadi polisi yang baik.

Manusia, kata dia, jatuh bukan karena batu yang besar tapi karena kerikil yang kecil sehingga harus benar-benar bisa jaga diri.

"Kepada para pengasuh agar terus menanamkan keteladanan kepada para peserta didik untuk menjadi polisi yang baik sehingga kehadiran mereka nantinya bisa menjadi teladan di tengah-tengah kehidupan masyakarat dan selalu menjadi amal jariyah untuk kita semua," pungkas mantan ASDM Polri ini. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved