Polisi Tangkap Pria Pembakar Al-Quran di Pemalang, Kakak Pelaku Ungkap Adiknya Depresi
Warga Pemalang memang sempat dihebohkan dengan NM yang membakar Al Quran di sekitaran Alun-Alun Pemalang.
PEMALANG - Polisi menangkap seorang pria yang membakar Al Quran berinisial NM (34), warga Tegal, Jawa Tengah, di sekitar Alun-Alun Pemalang.
Kejadian itu berlangsung pada Kamis (30/1/2020) sekira pukul 10.30 WIB .
Warga Pemalang memang sempat dihebohkan dengan NM yang membakar Al Quran di sekitaran Alun-Alun Pemalang.
Ia ditangkap polisi yang sedang berpatroli di sekitar lokasi.
Setelah diperiksa, pelaku NM ternyata mengalami gangguan kejiwaan karena bercerai dengan istrinya.
"Yang bersangkutan bercerai dengan istrinya Mei 2019 lalu. Setelah itu pelaku stress bahkan sering meneror dan memberikan ancaman ke warga," kata Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu dalam konferensi pers di Polres Pemalang didampingi FKUB dan MUI, Kamis (30/1/2020).
• Terkait Kebijakan Penghapusan Tenaga Honorer, Begini Sikap Pemkot Pontianak
Dari tangan NM, polisi menyita tujuh buah Al Quran yang sudah dibakar.
Beberapa buku lain yang hendak dibakar NM ikut disita polisi.
"Pelaku mengaku dapat bisikan untuk melakukan pembakaran Al Quran. Kami akan bawa ke rumah sakit jiwa," ungkap Edy.
Kapolres saat menggelar konferensi pers mengaku pihaknya masih melakukan pemeriksaan intensif.
Edy mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Pemalang tidak resah karena pihaknya sudah menangani kasus ini.
"Hasil pemeriksaan sementara pelaku depresi. Percayakan kasus ini kepada kepolisian, kami akan menangani kasus ini secara profesional," jelas dia.
Sementara Psikiater RSUD Ashari Pemalang Heni Rosita belum dapat menyimpulkan kondisi kejiwaan NM secara pasti.
Namun dari jawaban-jawaban yang dilontarkannya, terindikasi psikologi laki-laki itu bermasalah.
"Jawaban pelaku tidak seperti orang normal, sehingga perlu pemeriksaan lebih lanjut," jelas Heni.
• BREAKING NEWS- Rumah Yuliana Sumiati Hangus Terbakar, Kapolsek Beberkan Kronologinya