Terkait Kebijakan Penghapusan Tenaga Honorer, Begini Sikap Pemkot Pontianak

Selama ini pemerintah Kota Pontianak masih sangat mengandalkan tenaga kontrak dalam membantu pelayanan.

Terkait Kebijakan Penghapusan Tenaga Honorer, Begini Sikap Pemkot Pontianak
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono 

PONTIANAK - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan pihaknya masih menunggu arahan secara detail dari pemerintah pusat berkaitan dengan kebijakan penghapusan tenaga honorer.

Menurutnya pemerintah daerah sifatnya hanya menjalankan keputusan pemerintah pusat, Kamis (30/1/2020).

Ia mengakui masih terdapat sejumlah tenaga honorer di OPD pemerintah Kota Pontianak dan diberdayakan untuk peningkatan layanan, mengingat masih terdapat kekurangan tenaga ASN akibat pensiun.

"Masih kita berdayakan karena karena kita masih kekurangan ASN akibat pensiun. Untuk memberikan pelayanan maksimum diperlukan tenaga pegawai," ujarnya.

Terkait Penghapusan Tenaga Honorer, Ini Penjelasan Anggota DPR RI Dapil Kalbar, Cornelis

Ia juga menjelaskan lebih tepatnya yang ada saat ini merupakan tenaga kontrak untuk membantu pelayanan hampir ada di setiap instansi pemerintah Kota Pontianak.

Selama ini pemerintah Kota Pontianak masih sangat mengandalkan tenaga kontrak dalam membantu pelayanan.

"Kita masih menunggu saja, karena suatu kebijakan pasti ada tujuan dan maksudnya. Kita harapkan tidak terlampau ketatlah karena kita juga membutuhkan tenaga tambahan," ujarnya.

Edi menambahkan Pemerintah Kota Pontianak akan mencarikan formulasi terkait nasib tenaga kontrak setelah pemberlakuan kebijakan tersebut. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak 

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved