Korban Gigitan Ular

KRONOLOGI Pria Tewas Dipatuk King Kobra di Mempawah, Atraksi Pawang Ular Berujung Maut

Dalam video dan foto yang diupload akun facebook Anokta Bertus, awalnya seorang pria yang diduga pawang tampak piawai bermain dengan ular king kobra.

IST/Facebook
Foto diduga atraksi pawang ular dengan seekor ular king kobra di Kecamatan Toho Kabupaten Mempawah, Kalbar beredar di Facebook akun Anokta Bertus. Pawang meninggal dunia usai dipatok 

Akhirnya dari video lainnya pawang tampak tengah didudukkan dan sedang mendapat perawatan.

Dan foto lainnya menunjukkan sang pawang terbujur kaku sudah meninggal dunia diduga akibat patokan ular.

Kepala Dinas Kesehatan Mempawah, Jamiril mengatakan warga yang di patok ular memang merupakan warga desa Pak Utan.

Namun ia mengatakan tidak ada laporan baik dari Puakesmas Takong maupun Toho.

"Memang warga yang digigit ular ini di Pak Utan, perbatasan dengan landak. Sebenarnya pak Utan masuk wilayah binaan Puskesmas Takong, dan kita di puskesmas ada siapkan untuk vaksin ular. Namun korban memang tidak ada masuk ke puskesmas," ujar Jamiril.

Berdasarkan informasi yang pihaknya dapatkan diakui olehnya warga atas nama Norjani ini berusia sekitar 70 tahun. 

"Ini warga dari desa pak utan, informasi dari bujang memang dikenal sebagai pawang ular. Saat ini usia hampir 70 tahun, info kejadian hari Sabtu, baru dimakamkan hari Minggu kemarin," tambah Jamiril.

Menurutnya meninggalnya warga tersebut diduga karena terlambat dalam penanganan. 

"Mungkin ketika digigit dia ini tidak sadar mungkin merasa masih kebal. Ini binatang berbahaya, bahkan yang punya pengetahuan penanganan di bidang ini tetap berhati-hati apalagi masyarakat awam," jelas Jamiril.

Jamiril menambahkan, sebenarnya di puskesmas menyediakan anti bisa ular, namun memang penanganannya harus cepat. 

"Bisa ular ini biasanya hitungan jam langsung menyerang ke saraf jantung dan membuat kaku otot jantung sehingga jantung tidak bekerja, itulah yang menyebabkan kematian."

"Maka anti bisa merupakan pertolongan pertama, jangan sampai racun ini menyerang, karena yang meninggal ini bisa jadi terlambat penanganan," pungkas Jamiril.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved