Komisi IV Dorong Kalbar Jadi Pilot Project Aspal dari Karet

Namun selain daripada peningkatan kualitas aspal, diyakini pula akan berdampak positif pada petani.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Erry Iriansyah
Komisi IV DPRD Kalbar saat melakukan rapat kerja dengan kemitraan belum lama ini. 

PONTIANAK - Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalbar, Yohanes Rumpak mendorong agar Kalbar dapat menjadi pilot project penggunaan aspal dari karet.

Hal ini diungkapkannya bukanlah tanpa alasan.

Namun selain daripada peningkatan kualitas aspal, diyakini pula akan berdampak positif pada petani.

"Satu diantara riset yang perlu dilakukan adalah mendorong pemerintah pusat serius memastikan bahwa karet bisa menjadi bahan baku aspal," katanya, Kamis (23/01/2020).

Komisi II Sebut Akan Siapkan Payung Hukum Jika Kalbar Jadi Pilot Project Aspal dari Karet

"Ada dua manfaat sekaligus yang kita dapatkan. Pertama, biaya infrastruktur lebih murah karena bahan ada dilokal. Kedua, pendapatan petani karet meningkat, dan ketika pendapatan meningkat daya saing dan beli meningkat. Biaya untuk pendidikan dan kesehatan ada, berarti aksesnya ada dan meningkat," tambahnya.

Terlebih, kata dia, sejauh ini Presiden Jokowi sangat mendorong karet menjadi bahan baku aspal.

"Kita berharap bahwa Menko Perekonomian dan Bappeda agar Kalbar menjadi pilot project menerapkan infrastruktur jalan yang berasal dari karet," pintanya.

Pemerintah, lanjutnya, melakukan terobosan terhadap hal ini karena sangat penting untuk petani karet, dan tinggal memperbaiki harga.

Satu diantara cara memperbaiki harga, ungkap dia, adalah memastikan karet digunakan untuk berbagai produk yang digunakan secara massal.

"Di India karet ada banyak kegunaan, dipakai untuk mebel segala macam, dan hal ini harus dilakukan agar tidak hanya jual keluar namun juga menjadi kebutuhan disini," katanya.

Halaman
12
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved