Imlek
Tahun Baru Imlek 2020, 4 Aturan Berikan Angpao, Tak Boleh Berikan Uang Seperti Ini Artinya Kata Mati
Selain arti dari warna merah, angpao juga memiliki makna filosofi transfer kesejahteraan atau energi.
Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
Penerima angpao yang sudah pasti dapat adalah anak-anak. Selain itu, angpao juga wajib diberikan seorang anak (sudah menikah) kepada orangtuanya.
Anak yang sudah menikah juga boleh menerima angpao, tetapi hanya dari orangtuanya saja. Mereka yang sudah dewasa dan mapan tetapi belum menikah, tetap berhak menerima angpao.
2. Nominal uang angpao
Jumlah uang angpao boleh berapa saja sesuai dengan kemampuan ekonomi masing-masing.
Namun menurut tradisi China, uang angpao tidak boleh mengandung angka 4, misalnya Rp 4.000 atau Rp 40.000 dan seterusnya.
Pasalnya, angka 4 seperti menyebutkan kata mati.
Selain itu, jumlah uang angpao juga tidak boleh ganjil.
Menurut tradisi, jumlah ganjil merupakan angka sial yang harus dihindari saat memberikan angpao.
• 8 Tradisi Unik Dilakukan Saat Perayaan Tahun Baru Imlek, Yang Sudah Lanjut Usia Sampai Lakukan Ini
3. Kata-kata pada amplop angpao
Kata-kata yang ditulis di amplop angpao sebaiknya berhubungan dengan kebahagiaan, kemakmuran, keberuntungan, kesehatan, dan panjang umur.
Diharapkan, kata-kata tersebut bisa menjadi doa yang baik di tahun baru.
4. Uang angpao Menurut tradisi lama
Uang angpao yang diterima dari orang lain tidak boleh dibelanjakan, karena dianggap sebagai pemberian Dewa Cai Shen (Dewa Uang).
Sebaiknya, uang angpao tersebut disimpan di kantong celana atau di dompet.
Terlepas dari semua itu, banyak orangtua yang berpesan, “jangan melihat angpao dari jumlah isinya, tetapi lihatlah dari warna merahnya (lambang keberuntungan dan kemakmuran) serta doa yang diberikan.” (*)