Profil Xi Jinping Presiden China, Sekjen Partai Komunis Tiongkok Anak dari Veteran Komunis RRC
Xi Jinping adalah Presiden Republik Rakyat Cina (RRC) atau Republik Rakyat Tiongkok (RRT) ke-7.
Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Jimmi Abraham
Saat Xi berusia 10 tahun, ayahnya ditangkap dan dikirim untuk bekerja di sebuah pabrik di Luoyang, Henan.
Xi kemudian pindah ke County Yanchuan, Shaanxi, pada tahun 1969 dan bekerja di organisasi Gerakan Penduduk Desa Mao Zedong.
Ia kemudian diangkat menjadi sekretaris tim produksi di kantor cabang Partai.
Dari tahun 1975 sampai 1979, Xi belajar teknik kimia di Universitas Tsinghua.
Sejak 1998 hingga 2002, ia mempelajari teori Marxis dan pendidikan ideologi dalam program pasca-sarjana di Fakultas Humaniora dan Ilmu Sosial, juga di Universitas Tsinghua, dan memperoleh gelar LLD.
Dari tahun 1979 hingga 1982, ia menjabat sebagai sekretaris Geng Biao, kemudian diangkat sebagai wakil perdana menteri dan Sekretaris Jenderal dari Komisi Militer Sentral.
Xi terpilih sebagai Wakil Presiden Republik Rakyat Tiongkok pada tanggal 15 Maret 2008.
Xi terpilih menjadi Sekretaris Jenderal Partai Komunis Tiongkok pada tanggal 15 November 2012 dalam sebuah pemungutan suara yang digelar oleh 18 Kongres Nasional Partai Komunis Tiongkok di Beijing.
Xi terpilih menjadi Presiden Republik Rakyat Tiongkok pada tanggal 14 Maret 2013 dalam sebuah pemungutan suara yang digelar oleh Kongres Rakyat Nasional.
Ia memperoleh 2.952 suara, dengan satu suara tidak setuju dan tiga suara abstain.
Xi menggantikan Hu Jintao yang pensiun setelah menjabat selama dua periode.
Xi menikah dengan Ke Lingling, putri duta besar RRT untuk Inggris, pada awal 1980, namun pernikahan ini berakhir dengan perceraian beberapa tahun kemudian.
Xi kemudian menikah lagi dengan penyanyi terkenal Peng Liyuan pada tahun 1987.
Dari pernikahan ini, pasangan ini dikaruniai seorang putri bernama Xi Mingze. (*/wikipedia)