Helmy Yahya Dicopot dari Posisi Dirut TVRI oleh Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik TVRI

Helmy Yahya resmi diberhentikan sebagai direktur utama TVRI oleh Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik TVRI.

INSTAGRAM.COM/@HELMYYAHYA
Helmy Yahya Dicopot dari Posisi Dirut TVRI oleh Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik TVRI 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Helmy Yahya resmi diberhentikan sebagai direktur utama TVRI oleh Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik TVRI.

Helmy Yahya dan TVRI menjadi trending di twitter sejak pagi hari Jumat (17/01/2020).

Salah satu penyebab pemecatan Helmy sebagai Dirut TVRI adalah adanya perseteruan antara Helmy Yahya dan Dewan Pengawas.

Kisruh ini dimulai karena Helmy Yahya melakukan pembelian hak siar Liga Inggris yang dinilai terlalu mahal.

Dewan Pengawas TVRI yang memberhentikan Helmy Yahya nampaknya membuat beberapa karyawan TVRI geram.

Beredar kabar bahwa karyawan TVRI menyegel ruangan Dewan Pengawas TVRI setelah adanya pemecatan sepihak dari Dewan Pengawas.

Penyebab Helmy Yahya Dicopot dari Dirut TVRI, Menkominfo Johnny G Plate Tengahi Kisruh TVRI Nasional

Karyawan Terpecah Belah, Anggota DPD RI Sukiryanto Minta Masalah Helmy Yahya dan Dewas TVRI Diakhiri

Pemecatan Helmy Yahya terjadi lewat surat Dewan Pengawas yang beredar di twitter pada Kamis (16/1/2020).

 

Dilansir dari warta.kota.tribunnews.com, berikut beberapa alasan terkait pemecatan Helmy Yahya yang dilakukan oleh Dewan Pengawas TVRI:

Surat Pemecatan

Surat Pemecatan Helmy Yahya tertuang pada surat berkop TVRO per tanggal 16 Januari 2020 yang beredar di grup-grup WhatsApp (WA).

Keputusan pemecatan Helmy Yahya sebagai Dirut ditetapkan karena pembelaan diri yang diajukan Helmy per tanggal 17 Desember 2019 tidak diterima.

Halaman
123
Editor: Rizky Prabowo Rahino
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved