Ilegal Loging di Kubu Raya

BREAKING NEWS - Polda Kalbar Ungkap Ilegal Loging di Kubu Raya, Sita Kayu Olahan Jenis Rimba

Hasil temuan Tim Dit Polairud Polda Kalbar sekitar 800 batang dan 50 kayu olahan jenis rimba diduga kuat merupakan tindak pidana illegal loging

BREAKING NEWS - Polda Kalbar Ungkap Ilegal Loging di Kubu Raya, Sita Kayu Olahan Jenis Rimba
Istimewa/dok.Humas Polda Kalbar
Anggota Ditpolairud Polda Kalbar saat melakukan pemeriksaan di sawmil yang berada di Desa Korek Kec Sui Ambawang. 

KUBU RAYA – Dit Polairud Polda Kalbar sita ratusan batang dan kayu olahan dari Sungai Landak Desa Korek Kecamatan Sui Ambawang, Kamis (16/1/2020) kemarin .

Hasil temuan Tim Dit Polairud Polda Kalbar sekitar 800 batang dan 50 kayu olahan jenis rimba diduga kuat merupakan tindak pidana illegal loging.

Direktur Polairud Polda Kalbar Kombes Pol Benyamin Sapta membenarkan temuan yang dilakukan anggota Ditpolairud Polda Kalbar yang bermula anggota jajarannya melakukan sekitar pukul 13.00 Wib melaksanakan patrol di Sungai Landak tepatnya di Desa Korek.

Ratusan batang kayu hasil sitaan Dit Polairud Polda Kalbar dari Sawmil di Desa Korek Kecamatan Sui Ambawang Kab Kubu Raya.
Ratusan batang kayu hasil sitaan Dit Polairud Polda Kalbar dari Sawmil di Desa Korek Kecamatan Sui Ambawang Kab Kubu Raya. (Istimewa/dok.Humas Polda Kalbar)
Ratusan batang kayu hasil sitaan Dit Polairud Polda Kalbar dari Sawmil di Desa Korek Kecamatan Sui Ambawang Kab Kubu Raya
Ratusan batang kayu hasil sitaan Dit Polairud Polda Kalbar dari Sawmil di Desa Korek Kecamatan Sui Ambawang Kab Kubu Raya (Istimewa/dok.Humas Polda Kalbar)

Disana tim mendapati kayu bulat dan olahayan yang jumlahnya cukup banyak.

"Setelah ditemukan, anggota Patroli Ditpolair Polda Kalbar ‎melakukan pemeriksaan di sekitar ditemukan pelaku berinisial A warga Sungai Ambawang,"ujarnya pada Jumat (17/1/2020)

"Setelah dilakukan pengecekan dan pemeriksaan terhadap kelengkapan dokumen sawmill dan kayu-kayu rakit yang ada, pelaku mengakui tidak memiliki dokumen surat keterangan sahnya hasil hutan (SKSHH),” ungkapnya.

Kombes Pol Benyamin juga menerangkan bahwa pelaku dan barang bukti saat ini berada di Dermaga Dit Polairud Polda Kalimantan Barat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pelaku terancam dengan TP Pencegahan & Pemberantasan Perusakan Hutan UU No. 18 tahun 2013, tentang Pencegahan & Pemberantasan Perusakan Hutan pasal 83 ayat (1) huruf b jo pasal 12 huruf e dan/atau pasal 87 ayat (1) huruf b jo pasal 12 huruf l.‎

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved