DPD PDIP Kalbar Tak Ingin Buru-buru Usung Cakada, Karolin: Sampai Saat Ini Masih Belum Mengkerucut

Ditegaskan Karolin, kasus OTT KPU yang menyeret nama besar PDIP tidak akan mempengaruhi pilkada.

DPD PDIP Kalbar Tak Ingin Buru-buru Usung Cakada, Karolin: Sampai Saat Ini Masih Belum Mengkerucut
TRIBUN PONTIANAK/ Dokumentasi Karolin
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalbar, Karolin Margret Natasa yang juga Bupati Landak saat berfoto dengan Anggota DPRD Kalbar, Angeline Fremalco distan pameran Kabupaten Landak pada HUT ke-47 dan Rakernas PDI Perjuangan di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta Pusat. 

PONTIANAK - Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalbar, Karolin Margret Natasa memastikan PDIP masih memproses sejumlah nama calon yang nantinya akan diusung pada Pilkada di tujuh kabupaten 2020 mendatang.

Putri pertama Cornelis ini pun mengatakan, partai baru saja menyelesaikan tahapan survey, dan akan segera mengundang cakada.

"Setelah rakernas DPD Partai akan diundang untuk berdiskusi dengan DPP partai terkait calon yang akan diusung berdasarkan situasi politik lokal dan survey popularitas dan elektabilitas calon," kata Karolin, Minggu (12/01/2020) kepada Tribun.

Mantan Anggota DPR RI dua periode ini menerangkan jika partai terus membangun komunikasi politik dengan berbagai pihak, baik para bakal calon maupun partai politik lain sebagai koalisi.

Tindak Lanjut Rakernas, Karolin akan Patenkan Hak Kekayaan Intelektual

"Sampai saat ini masih sangat cair dan belum mengkerucut, dan karena pendaftaran calon baru akan dilakukan pada pertengahan tahun maka PDI Perjuangan tidak ingin buru-buru dalam mengambil keputusan, mengingat pilkada 2020 sangat penting dalam menentukan kemenangan partai dalam pemilu berikutnya," ungkapnya.

Karolin mengatakan, tentu selain Sekadau, untuk daerah lain pihaknya masih memerlukan koalisi untuk dapat mengajukan calon kepala daerah

Ditegaskan Karolin, kasus OTT KPU yang menyeret nama besar PDIP tidak akan mempengaruhi pilkada.

Siapa Harun Masiku Politisi PDIP Buronan KPK Jadi Tersangka Kasus Suap Komisioner KPU Wahyu Setiawan

"Situasi politik nasional saat ini dan adanya upaya mengaitkan OTT komisioner KPU dengan petinggi partai PDI Perjuangan tidak akan mempengaruhi soliditas kader partai dalam mempersiapkan pilkada 2020," jelasnya.

Terlebih, Ketua Pemuda Katolik RI ini mengatakan jika pihaknya telah mendapatkan pesan dari Ketum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri untuk pemenangan.

"Ibu Ketua Umum berpesan agar seluruh kader partai solid bergerak untuk memenangkan Pilkada 2020 dengan segera melaksanakan konsolidasi partai dari tingkat anak ranting, ranting dan PAC sesuai surat keputusan DPP Partai nomor 9 tahun 2019," pungkas Karolin.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
 

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved