WASPADA! Pontianak Marak Pencurian Meteran Leding, 56 Laporan Masuk ke PDAM

Lanjut disampaikannya kerugian PDAM memang pada kehilangan air, sedangkan biaya penggantian meteran ditanggung oleh pelanggan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Syahroni
Sebuah meteran leding milik pelanggan, yang baru saja diganti oleh petugas PDAM karena yang lama hilang dicuri. 

PONTIANAK - Dua bulan terakhir, sejak November 2019 hingga sekarang ada fenomena pencurian meteran air leding di Kota Pontianak.

Menurut Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Khatulistiwa, Lajito ada 56 laporan masyarakat terkait kehilangan meteran.

"Jumlahnya ada 56 meteran pelanggan yang hilang. Kami imbau pada suluruh pelanggan untuk menjaga meteran yang ada," ucap Lajito saat diwawancarai Tribun Pontianak, Selasa (7/1/2020).

Lajito, menyebutkan kerugian dari kehilangan meteran ini memang pada kerugian kehilangan airnya, sementara untuk biaya penggantian dibebankan pada pelanggan.

Ingin Urus Leding? Di Sini Alamat PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak  

Sebab tanggungjawab menjaga meteran, ada pada pelanggan setelah itu dipasang sambungan.

Harga meteran, untuk pemasangan karena hilang dibebankan biaya Rp 316 ribu.

Sedangkan pemasangan reguler, setiap empat tahun atau lebih itu gratis.

"Karena meteran itu, setiap lebih dari empat tahun diganti dan tidak dipungut biaya," tambahnya.

Terkait maraknya pencurian meteran leding, Lajito menegaskan akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian khususnya Polsek.

Jangan sampai fenomena ini semakin merambah dan banyak masyarakat yang dirugikan.

Halaman
123
Penulis: Syahroni
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved