Peningkatan Motivasi Diri oleh Lembaga Pengembangan Sumber Daya Manusia "OPTIMIS"

Berkenaan dengan hal tersebut di atas Lembaga Pengembangan Sumber Daya Manusia “OPTIMIS”

Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Chairul Fuad foto bersama 

PONTIANAK - Dalam rangka menjaga kualitas pelayanan publik maka peningkatan sumber daya manusia merupakan hal yang harus tetap dilakukan.

Berbagai bentuk dan jenis peningkatan tersebut, bisa berupa pelatihan dan non pelatihan (motivasi, bimbingan teknis, pembinaan).

Berkenaan dengan hal tersebut di atas Lembaga Pengembangan Sumber Daya Manusia “OPTIMIS” Pontianak selalu ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Seperti yang dilakukan pada awal Desember 2019 yang lalu atas undangan Puskesmas Rawat Jalan Anjungan, Kabupaten Mempawah telah melakukan kegiatan Capacity Building dan Outbond yang bertempat di Dayang Resort Kabupaten Bengkayang.

"Dalam kesempatan tersebut Pimpinan dan seluruh staf Puskesmas Anjungan dengan aktif mengikuti kegiatan dimaksud. Dimulai dengan pembekalan materi dan motivasi tentang kiat-kiat Capacity Building yang bertujuan mengetahui kapasitas pribadi dan selanjutnya dikembangkan dalam membangun tim yang efektif," sebut Coach Senior LPSDM Optimis, Chairul Fuad.

Dukung Sistem UN Diubah, Yustinus: Guru Harus Dilatih

Lanjutnya, bagian berikutnya dilanjutkan dengan melatih diri untuk terbuka (self disclosure) antar teman dan pimpinan disertai dengan kemampuan menerima feed back.

Hari berikutnya dilanjutkan dengan outbond yang seluruh aktifitasnya berisikan game-game yang memerlukan ketangguhan kapasitas pribadi dan kelompok.

“Hal ini menjadi penting karena setelah mengetahui kapasitas diri diteruskan dengan tes kekuatan diri dalam tim, seseorang seyogyanya sudah siap untuk bekerja secara tim. Namun ungkapan siap saja belum cukup. Apalagi kalua dirasakan ada konflik dalam tim," tambahnya.

Melalui kemampuan buka diri dan kemampuan memberikan dan menerima feed back, para peserta dilatih untuk mampu mengutarakan apa yang dirasakan termasuk kepada pihak manajemen atau pimpinan, selanjutnya juga mampu memberika feed back secara normative dan juga mampu menerimanya.

Gerhana Matahari Cincin di Singkawang Terlihat Sempurna

”Memang awalnya kelihatan mereka sulit untuk menjadi terbuka. Hal itu wajar. Tidak ada asumsi, persepsi, praduga dan kecurigaan, tetapi berdasarkan kondisi nyata tentang perilaku yang dilihat," ujar Chairul yang juga menjabat sebagai direktur LPSDM.

Setelah itu kita impelementasikan dalam kekompakan tim dalam permainan outbond dan akhirnya kita refleksikan kemaknaan semua materi dan permainan. Pada akhirnya mereka membuat suatu komitmen yang dibubuhi tanda tangan seluruh staf (termasuk pimpinan) di sehelai kain.

Terlihat peserta sangat antusias dan menyatakan senang mengikuti kegiatan tersebut. Salah seorang ibu yang menjadi peserta menyatakan Kegiatan ini sangat bermanfaat.

"Kita tetap semangat menyelesaikan semua permainan. Semoga kegiatan ini dapat mengungkit semangat bekerja kami, dan dari permainan tadi terasa sekali bahwa tim yang solid itu sangat dibutuhkan. Apalagi kami akan menuju akreditasi paripurna," ujar peserta.

Ketika di konfirmasi kepada Pimpinan Puskesmas H. Sumaryono, Amd.Kep, SKM, beliau membenarkan dan sangat mendukung kegiatan ini. “Melalui kegiatan ini sikap dan perilaku disiplin dan kerjasama tim semakin ditempa dan ditingkatkan.

"Hak dan tanggung jawab juga harus sejalan. Kerja sama tim sangat dibutuhkan dalam mencapai tujuan yang besar di masa depan. Kita selalu berupaya untuk secara bersama-sama mencapai hasil kerja yang optimal. Semua persoalan kita selesaikan bersama. Semoga kedepannya akreditasi paripurna dapat kita capai,"sebutnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved