BPSDM Kalbar Raih Status Terakreditasi Diklat Ideologi Pancasila

BPSDM Provinsi Kalimantan Barat kembali menorehkan prestasi strategis di awal tahun 2026. 

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
STATUS TERAKREDITASI - Kepala BPSDM Provinsi Kalbar, Windy Prihastari. 

Ringkasan Berita:
  • BPSDM Kalbar berhasil memperoleh penambahan status terakreditasi sebagai penyelenggara Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pembinaan Ideologi Pancasila di Kalimantan Barat.
  • Penetapan status tersebut tertuang dalam Keputusan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Nomor 49 Tahun 2025 yang ditetapkan di Jakarta pada 27 November 2025.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Barat kembali menorehkan prestasi strategis di awal tahun 2026. 

BPSDM Kalbar berhasil memperoleh penambahan status terakreditasi sebagai penyelenggara Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pembinaan Ideologi Pancasila di Kalimantan Barat.

Penetapan status tersebut tertuang dalam Keputusan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Nomor 49 Tahun 2025 yang ditetapkan di Jakarta pada 27 November 2025.

Dalam lampiran keputusan itu, BPSDM Provinsi Kalimantan Barat tercatat sebagai salah satu lembaga dengan kategori akreditasi istimewa.

Capaian ini menegaskan kepercayaan pemerintah pusat terhadap kapasitas BPSDM Kalbar dalam menjamin mutu, efektivitas, serta akuntabilitas penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan pembinaan ideologi Pancasila secara sistematis dan berkelanjutan.

Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Barat, Windy Prihastari, menegaskan bahwa capaian tersebut akan menjadi pijakan kuat untuk memperluas peran strategis BPSDM dalam pengembangan sumber daya manusia aparatur.

“BPSDM Kalbar harus menjadi kawah candradimuka ASN Kalbar, tempat menempa kompetensi, integritas, dan karakter kebangsaan aparatur. Ideologi Pancasila menjadi fondasi utama dalam membentuk ASN yang profesional, beretika, dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujar Windy, Minggu 4 Januari 2025.

Lebih jauh, Windy menekankan pentingnya penguatan kemampuan interpersonal sebagai bagian integral dari proses pengembangan ASN. Menurutnya, kompetensi teknis yang tinggi harus diimbangi dengan kemampuan membangun relasi kerja yang sehat dan produktif.

Baca juga: Sejumlah Titik di Pontianak Terendam Banjir Rob, Warga Tetap Waspada

“Kemampuan interpersonal merupakan elemen kunci dalam membangun hubungan kerja yang sehat, harmonis, dan produktif di lingkungan ASN. Jika aparatur mampu berkomunikasi dengan baik, saling menghargai, dan bekerja secara kolaboratif, maka kualitas pelayanan kepada masyarakat akan meningkat secara signifikan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa pembinaan ideologi Pancasila melalui diklat tidak hanya berorientasi pada pemahaman nilai, tetapi juga pada internalisasi sikap dan perilaku aparatur dalam keseharian kerja, termasuk etika pelayanan publik dan sensitivitas sosial terhadap kebutuhan masyarakat.

Berdasarkan keputusan BPIP tersebut, status terakreditasi berlaku selama empat tahun sejak tanggal penetapan.

Selama periode tersebut, BPSDM Kalbar berwenang menyelenggarakan Diklat Pembinaan Ideologi Pancasila sesuai dengan pedoman dan standar yang ditetapkan oleh BPIP.

Keberhasilan ini sekaligus menempatkan BPSDM Kalbar sejajar dengan sejumlah lembaga pengembangan sumber daya manusia lainnya di tingkat nasional yang dinilai memiliki kapasitas unggul dalam penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan ideologi Pancasila.

Prestasi ini semakin memperkuat rekam jejak kepemimpinan Windy Prihastari dalam mendorong transformasi BPSDM Kalbar menjadi lembaga pembelajaran aparatur yang adaptif, berintegritas, dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik di Kalimantan Barat. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved