Tinjau Jembatan Roboh, Sabib: Jembatan Makpanji Hibah dari Pemprov Kalbar
Karena disitu saya lihat juga dimanfaatkan oleh sebagian kecil dari masyarakat untuk sampannya lewat
Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Jamadin
SAMBAS - Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sambas, Ir Sabib mengatakan jika dirinya sudah memantau langsung lokasi robohnya jembatan Makpanji, di wilayah Kecamatan Tebas.
Untuk diketahui, jembatan tersebut di kerjakan dengan pagu anggaran senilai Rp 4.031.721.000.
Lebih lanjut ia mengatakan, jika proyek tersebut dengan nama paket penggantian jembatan sungai Tebas ruas jalan lingkar Tebas, yang merupakan hibah dari pemerintah provinsi.
"Terkait hal ini Pemda Sambas tidak terlibat, ini merupakan hibah dari pemerintah provinsi," ujar Sabib, Rabu (25/12/2019).
Karenanya ia katakan, Pemda Sambas hanya berperan sebagai penerima hibah dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) terkait jembatan tersebut.
"untuk lebih jelasnya tanya PU Provinsi saja, karena Pemda Sambas tidak terlibat dalam pelaksanaan pekerjaannya, kita nanti hanya sebagai penerima hibah saja," jelas Sabib.
• Jembatan Sungai Benuang Urung Diperbaiki, Babinsa Tempunak dan Warga Turun Tangan
Untuk diketahui, Jembatan yang terletak di Desa Tebas Sungai tersebut adalah jembatan penghubung antar Desa Makrampai dan Desa Tebas Sungai, Kecamatan Tebas.
Kejadian robohnya jembatan itu langsung mengundang perhatian banyak warga, setelah robohnya jembatan tersebut, pada Minggu (22/12) sekitar pukul 15.00.
Jembatan dengan pagu anggaran Rp 4.031.721.000 itu masih dalam tahap pengerjaan pondasi, dan belum selsai di kerjakan.
Lakukan Koordinasi
Kapolres Sambas, AKBP Robertus Bellariminus Herry Ananto Pratiknyo mengatakan kepolisian akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten dan Provinsi Kalimantan Barat terkait dengan Robohnya Jembatan Makpanji, di Kecamatan Tebas.
Untuk diketahui, jembatan tersebut di kerjakan dengan pagu anggaran senilai Rp 4.031.721.000.

"Kami akan melaksanakan koordinasi dengan PU Kabupaten dan Provinsi terkait dengan masalah ini, dan supaya barang-barang pecahan robohnya jembatan ini tidak menggangu aktifitas lalulintas air," ujar Robertus Bellariminus Herry Ananto Pratiknyo, Kamis (25/12/2019).
"Karena disitu saya lihat juga dimanfaatkan oleh sebagian kecil dari masyarakat untuk sampannya lewat," katanya.
Sebagaimana diketahui, ia kemarin bersama dengan Wakpolres Sambas Kompol Ridho Hidayat, Kasat Reskrim Polres Sambas AKP Prayitno, Kapolsek Tebas Iptu Jami'ad.