IBS Laksakan Pengabdian Kepada Masyarakat di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Kegiatan itu sendiri, di isi dengan beberapa kegiatan yang berkaitan dengan tata kelola keuangan Desa.

Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ OSCAR
Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili saat berfoto bersama dengan Camat dan Akademisi yang melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat di Kecamatan Galing. 

SAMBAS- Indonesia Banking School (IBS) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada masyarakat, di daerah perbatasan RI-Malaysia atau tepatnya di Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas.

Untuk diketahui, kegiatan itu di Ketuai oleh Dr Wiwi Idawati. SE. M.Si. Ak. CA. ACPA, dari IBS, dimana kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari pada 10 dan 11 Desember kemarin.

Kegiatan itu sendiri, di isi dengan beberapa kegiatan yang berkaitan dengan tata kelola keuangan Desa.

Yang mana pematerinya berasal dari beberapa kampus ternama di Indonesia dan Kalimantan Barat, yaitu dari kampus Indonesia Banking School (IBS) Didik, yang menyampaikan materi tentang Akuntansi Pemerintahan Desa (Pemdes), Bani Sa'ad, SE, M.Si, Ak, CA tentang sistem Siatem Informasi Keuangan Desa.

Pangdam XII/Tanjungpura Dorong Rasa Nasionalisme dan Tangkal Berita Hoaks di Masyarakat Perbatasan


Dosen Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) Oscar R Andjioe, SE., M.Si., Ak,. CA, yang menyampaikan materi tentang Perencanaan Keuangan Pemerintah Desa dan Potensi Pajak Desa.

Kepada Tribun, Oscar R Andjioe, SE., M.Si., Ak,. CA mengatakan PPM itu dilaksanakan selama dua hari.

"Di tanggal 12 kita mencoba memetakan perbandingan antara Desa sepanjang perbatasan dari sudut pandang wilayah Serawak Malaysia," ujarnya, Minggu (15/12/2019).

"Mengapa di Galing? Karena Galing sebagai penunjang wilayah perbatasan di Kabupaten Sambas, walaupun sebenarnya ada yang lebih dekat yaitu Sajingan. Karena antara perbatasan dan kawasan perbatasan pas di tengah-tengah dan memiliki potensi yang besar," sambungnya.

Ia katakan, untuk itu ia dari Akademisi lainnya turun ke wilayah perbatasan untuk memetakan dan meramu agar desa-desa di perbatasan bisa menjadi Desa Mandiri.

"Karenanya kita berdiskusi dengan teman-teman dari IBS, kita mencoba meramu dan membuat suatu Maps, pada dasarnya di IBS ini bagaimana nanti menerapkan sistem akuntansi pemerintahan Desa, termasuk sampai Bankkabel, kebetulan kita dibawah binaan Bank Indonesia dan OJK," katanya.

"Kami dari Politeknik Negeri Pontianak, di program studi Akuntansi Sektor Publik bagaimana penataan pelaporan keuangan publik di Pemerintahan Desa bisa transparan dan akuntabel," tuturnya.

Hanura Sambas Buka Pendaftaran Calon Kepala Daerah Pemilu 2020



Sedangkan dari Akademi Perpajakan Panca Bhakti Pontianak dari sudut pandang perpajakan.

"Ada juga beberapa tim dari Akademi Perpajakan Panca Bhakti sudut pandangnya dari potensi pajak pemerintahan desa, sehingga bisa menambah potensi pendapatan dari APBD Kabupaten Sambas," ungkapnya.

Kedepan, ia katakan Bupati Sambas meminta agar kegiatan serupa bisa di laksanakan bagi seluruh Desa dj Kabupaten Sambas. Sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh semua Desa di Sambas.

Karena kata Oscar, ia pun mengaku siap untuk membantu pemkab Sambas mewujudkan ke inginan Bupati Sambas itu. 

"Bupati juga konsen di bidang Pemerintahan Desa, ia meminta kalau bisa kedepan jangan hanya Galing tapi juga Se-Kabupaten Sambas," ungkapnya.

"Dan kalau di Kalbar itu ada 2.031 Desa, sejalan dengan arahan Gubernur untuk menciptakan Desa mandiri. Dan kami dari akademisi, bagaimana juga bisa mensupport kawasan Desa mandiri di perbatasan, karena desa di perbatasan sebagai muka dari wilayah NKRI ke Negara Seberang," jelasnya. 

Lebih lanjut, sebelum mengakhiri wawancara ia mengungkapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah semua pihak yang telah turut serta membantu kesuksesan kegiatan Pengabdian kepada masyarakat itu.

"Terima kasih atas dukungan dari IBS, Politeknik Negeri Pontianak (Polnep), Direktur dan Akademi Perpajakan Panca Bhakti Pontianak. Terima kasih pak Bupati Atbah dan pak camat serta pengurus tata keuangan desa se-kecamatan Galing sebagai penunjang kawasan Perbatasan," tutupnya. 

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved