Kontribusi PPNI Kalbar Dalam Program Desa Mandiri di Kalbar
Terkait dengan program desa mandiri. Ia katakan PPNI Kalbar mendukung dengan harapannya PPNI bisa mengambil andil di dalamnya.
Penulis: Anggita Putri | Editor: Jamadin
PONTIANAK - Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Kalimantan Barat menggelar Musyawarah Daerah yang ke-V yang diselenggarakan di Hotel Orcardz Pontianak, Jumat (13/12/2019).
Ketua DPW PPNI Kalbar, Harianto mengatakan sangat mengapresiasi kehadiran Gubernur Kalbar yang untuk pertama kalinya hadir dan membua Muswil PPNI Kalbar.
Ia mengatakan PPNI merupakan organisasi yang berbadan hukum dan mempunyai anggota khususnya di Kalbar sampai hari ini ada 11.443 anggota yang tersebar di 14 Kabupaten kota .
• Gubernur Sutarmidji Dukung Program Satu Desa Satu Perawat Guna Percepatan Desa Mandiri
"Itu menunjukan kuantitas profesi PPNI yang tersebar di Kalbar. Dengan jumlah tersebut dapat menjadi potensi upaya mengembangkan dan meningkatkan pelayanan kesehatan. Karena perawat adalah ujung tombak pelayanan," jelasnya.
Terkait dengan program desa mandiri. Ia katakan PPNI Kalbar mendukung dengan harapannya PPNI bisa mengambil andil di dalamnya.
" Kalau melihat sebaran yang ada maka itu menjadi peluang PPNI ikut mensukseskan program desa mandiri.
Diharapkan melalui Muswil ini bisa mensinergiskan dan sejalan dengan program pemerintah untuk pelayanan kesehatan yang baik kedepannya," jelasnya.
Ia mengatakan kalau ada perawat yang menunjukan pelayanan tidak baik itu hanya oknum saja. Artinya itu juga sebagai masukan kepada PPNI untuk terus memberikan pembinaan yang baik untuk memberikan pelayanan yang baik pada pasien atau masyarakat.
"Hari ini diadakan Muswil yang diselenggarkaan 5 tahun sekali untuk merumuskan program kerja kedepannya dengan harapan kita bisa bersama Pemda bisa meningkatkan pelayanan kesehatan di masa yang akan datang agar lebih baik lagi ," pungkasnya.
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak