Kerjasama SRC Kalbar dan UMKM, Dongkrak Agar Naik Kelas dan Masuk Pangsa Pasar Modern

Satu diantaranya adalah diselenggarakan di kota Pontianak di Stadion Sultan Syarif Abdurahman, Minggu (24/11/2019).

Kerjasama SRC Kalbar dan UMKM, Dongkrak Agar Naik Kelas dan Masuk Pangsa Pasar Modern
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/devi
Kerjasama SRC Kalbar dan UMKM, Dongkrak Agar Naik Kelas dan Masuk Pangsa Pasar Modern 

PONTIANAK - Koordinator konsultan Pusat Layanan Terpadu K-UKM kalbar, Suherman hadir sebagai narasumber di sharing session di "Festival SRC Indonesia 2019” yang digelar di 12 kota besar di seluruh lndonesia.

Satu diantaranya adalah diselenggarakan di kota Pontianak di Stadion Sultan Syarif Abdurahman, Minggu (24/11/2019).

Suherman mengatakan sekarang pemeritah konsen tehadap kenaikan UMKM naik kelas karena bagaimanapun UMK itu punya legalitas dan ada program OSS melalui perizinan usaha mikro kecil dan LIB.

"Lalu melalui sharing ini kita akan edukasi bagaimaana UMKM Kuliner bisa mendapatkan perizinan BIRT dan halal dan bagaimana mereka bisa mendapatkan merk dagang. Sehingga bisa naik kelas bahkan sampai ke pasar modern sampai pada pojok lokal SRC dimanana kerja sama SRC community membuat tempat untuk UMKM seperti booth UMKM ," ujarnya.

Koordinator konsultan Pusat Layanan Terpadu K-UKM kalbar, Suherman hadir sebagai narasumber di sharing session di
Koordinator konsultan Pusat Layanan Terpadu K-UKM kalbar, Suherman hadir sebagai narasumber di sharing session di "Festival SRC Indonesia 2019” di Stadion Sultan Syarif Abdurahman, Minggu (24/11/2019). (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI)

Ia mengatakan sekarang pemerintah memberikan kemudahan terutama di perizinan per 2020 ada akses modal di turunkan menjadi 6 persen oleh pemerintah.

266 Toko Kelontong dan UMKM Se-Kalbar Ramaikan Festival SRC Indonesia 2019

Lalu ia akan menyampaikan pada sharing session berkaitan dengan bagaimana UMKM bisa masuk ke pangsa pasar marketnas dan pangsa pasar modern seperti pojok dan lainnya.

"Kita berharap perusahaan modern yang besar itu bisa merangkul UMKM seperti yang dilakukan SRC," ucapnya.

Ia juga menambahkan melalui pusat layanaan terpadu selain mendorong UMKM mendapatkan perizinan secara OSS.

"Kita juga membatu UMKM bagaimana mereka bisa membuat kemasan yang baik dan menarik ," ujarnya.

Koordinator konsultan Pusat Layanan Terpadu K-UKM kalbar, Suherman hadir sebagai narasumber di sharing session di
Koordinator konsultan Pusat Layanan Terpadu K-UKM kalbar, Suherman hadir sebagai narasumber di sharing session di "Festival SRC Indonesia 2019” di Stadion Sultan Syarif Abdurahman, Minggu (24/11/2019). (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI)

Sehingga desain kemasan itu bisa di daftarkan menjadi merk dagang mereka. Itu yang dikatakan pada tahapan naik kelas UMKM. Jika UMKM bisa mendapatkan legalitas yang baik maka omset bertambah dan bisa naik kelas.

"Kita berharap masyarakat mencintai produk dalam negeri khususnya produk lokal UMKM supaya UMKM lokal bisa maju dan bisa membuka lapangan kerja dan pertumbuhan UMKM bisa membantu PAD Kalbar," pungkasnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Anggita Putri
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved