Aksi Bela Peladang

Aksi Bela Peladang, Jarot Winarno: Pada Akhirnya Hukum Kembali Pada Nurani Hakim

Jarot mengatakan, apa yang menjadi aspirasi sudah disampaikan ke Gubernur Kalbar, termasuk ke Komisi IV DPR RI.

Aksi Bela Peladang, Jarot Winarno: Pada Akhirnya Hukum Kembali Pada Nurani Hakim
TRIBUNPONTIANAK.CIO.ID/Paulus Agus
ISTIRAHAT: Bupati Sintang, Jarot Winarno beristirahat di tengah perjalanan menuju menuju ke Desa Kepala Jungai, Kecamatan Ambalau. Riam yang besar ketika air sungai pasang menyulitkan perahu melintas.  

SINTANG - “Hukum tidak bisa diintervensi. Pada akhirnya hukum ini kembali pada nurani hakim. Tetapi tentu nurani itu muncul kalau semuanya berjalan dengan tertib.”

Inilah yang disampaikan Bupati Sintang, Jarot Winarno kepada Aliansi Solidaritas Anak Peladang (ASAP) saat rapat bersama dengan Forkopimda, Rabu (20/11/2019).

Kamis (21/11/2019) pagi, Aliansi Solidaritas Anak Peladang (ASAP) akan kembali mengawal proses persidangan enam terdakwa perkara Karhutla yang menjerat peladang.

Bahkan jumlah massa yang akan hadir lebih banyak dari yang persidangan awal.

OKP Desak Bebaskan Peladang Tanpa Syarat, Luther: Berladang Bukan Kejahatan

Sekjen MADN, Yakobus Kumis informasiya juga akan hadir.

“Proses persidangan, besok pemeriksaan saksi. Boleh (kawal persidangan) asal tertib,” pesan Jarot.

Ada beberapa poin dari hasil rapat fokopimda terkait lima tuntutan ASAP.

Jarot mengatakan, apa yang menjadi aspirasi sudah disampaikan ke Gubernur Kalbar, termasuk ke Komisi IV DPR RI.

“Sudah saya sampaikan juga ke komunikasi ke komisi IV DPR RI yang merencanakan pada tanggal 22 ke Sintang, minta audiensi dengan kita semua.”

“Saya juga sedang jajaki dengan wakil mentri soal jadwal,” ujar Jarot.

Halaman
1234
Penulis: Agus Pujianto
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved