Tunggakan Peserta BPJS Mandiri di Mempawah Capai Rp 10,3 Miliar

"Jumlah peserta mandiri yang menunggak menacapai 18.929 pserta, dengan nilai kurang lebub 10,3 miliar," ujarnya.

Tunggakan Peserta BPJS Mandiri di Mempawah Capai Rp 10,3 Miliar
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Petugas sedang melayani masyarakat di Kantor BPJS Kesehatan, Jl Sultan Abdurrahman, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (16/3/2016) siang. Dikala pelayanannya yang dikeluhkan masyarakat, kini pemerintah menaikkan tarif iuran BPJS Kesehatan. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI 

MEMPAWAH - Hingga awal oktober lalu masih banyak tunggakan yang dilakukan oleh peserta mandiri BPJS Kesehatan Mempawah. Hal ini diungkapkan oleh Kepala BPJS Mempawah, Endang Purwanti, dimana tunggakan tersebut mencapai 10,3 miliar rupiah.

"Jumlah peserta mandiri yang menunggak menacapai 18.929 pserta, dengan nilai kurang lebub 10,3 miliar," ujarnya.

Diakuinya jumlah peserta mandiri di Kabupaten Mempawah mencapai 26.130 peserta. Dari total tersebut terbagi dalam nenrraoa kelas, dan diakuinya disetiap kelas tersebut masih ada yang menunggak.

Warga Ngeluh Pakai BPJS masih Bayar, Ini Jawaban Kepala RSUD Kayong Utara

Warga Keluhkan Layanan Kesehatan di RSUD Kayong Utara, Masih Harus Bayar Walau Pakai BPJS

Menkeu Terbitkan Perubahan Aturan Iuran BPJS Kesehatan, Peserta Mandiri Naik 100 Persen Januari 2020

"Peserta BPJS mandiri kelas 1 sebanyak 1419 peserta dengan tunggakan sebedar 2 miliar, kemudian kelas 2 sebanyak 2752 peserta dengan tunggakan sebesar 2,2 miliar, serta kelas 3 sebanyak 14758 dengan tunggakan sebesar 5,9 miliar," ungkapnya.

Karena itu untuk mensiasati agar tunggakan tersebut dapat di minimalisir diakuinya telah ditunjuk kader BPJS Kesehatan. Walaupn diakuinya saat ini baru ada 3 kader BPJS di Kabupaten Mempawah.

"Kader BPJS Kesehatan ini bertugas menelpon peserta yang menunggak, minimal 10 peserta perhari untuk mengingatkan mereka. Saat ini ketiga kader tersebut Kecamatan Mempawah Hilir, Segedong dan Jungkat, harapan kita kolektibilitas iuran bisa meningkat," pungkasnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved