Akui Masih Tarik Menarik Pembentukan AKD, Sy Amin Sebut Ada Penundaan

Wakil Ketua DPRD Kalbar, Sy Amin Muhammad mengakui masih adanya tarik menarik dalam pembentukan alat kelengkapan dewan

Akui Masih Tarik Menarik Pembentukan AKD, Sy Amin Sebut Ada Penundaan
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Wakil ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat masa jabatan 2019-2024, Syarif Amin Muhammad 

PONTIANAK - Wakil Ketua DPRD Kalbar, Sy Amin Muhammad mengakui masih adanya tarik menarik dalam pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD).

"Antar pimpinan kita sudah ada komunikasi, cuma kayaknya belum fair hanya tiga, seharusnya empat pimpinan. Kemudian masih tarik menarik masing-masing komisi belum klop dengan fraksi yang ada, mungkin diantara fraksi ada juga intruksi partai harus diamankan. Tapi intinya kami-kami ini pingin kebersamaan," kata Sy Amin, Kamis (14/11/2019).

Sebagai Wakil Ketua, ia menerangkan niat pimpinan DPRD ialah agar semua fraksi dapat terakomodir.

"Niatnya kawan-kawan semua itu kebersamaan, tidak ada yang ditinggal dan diutamakan musyawarah mufakat. Namun jika memang tidak ada titik temu, kemungkinan juga voting sesuai dengan tatib yang ada di DPRD," katanya.

Niat Solat Jamak Takdim Maghrib dan Tata Cara Shalat Jamak

Fraksi PKB Pastikan Pembentukan AKD Utamakan Musyawarah Mufakat

SK Pimpinan DPRD Kalbar Telah Ditandatangani Mendagri, AKD Terus Dibahas

Ia pun menjelaskan, karena ada masing-masing perihal, sehingga pembentukan AKD ditunda.

"Karena sementara ini ada dua fraksi yang perhari ini keluar karena ada kegiatan partainya masing-masing, yaitu Golkar dan PKS, jadi kita pending dulu, mungkin setelah PSDM baru kita menyatukan persepsi sehingga didapatkan musyawarah mufakat," ucap dia.

"Insyallah niat kawan-kawan ini kebersamaan, saya yakin tidak ada yang ditinggalkan," timpal politisi NasDem ini.

Terlebih, kata Sy Amin, karena di Kalbar ada lima komisi dan dua badan. Untuk komisi ada tiga unsur pimpinan yakni ketua, wakil ketua dan sekretaris.

Sedangkan badan ada ketua dan wakil ketua. Sehingga diharapkan semua terakomodir.

"Kita berharap kawan-kawan fraksi menyadari, dengan jangka waktu sebulan ini kita sudah harus sepakat untuk menentukan pimpinan komisi dan badan, sehingga walaupun APBD 2020 sudah ketuk palu, kinerja komisi belum terlihat, maka kita terlihat ada kesadaran dimasing-masing ketua fraksi menentukan sikap percepatan penbentukan AKD di Kalbar," tukasnya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved