Kasus Tipikor Penyertaan Modal PD Uncak Kapuas, 20 Orang Diperiksa

Untuk sementara kami tetap satu orang tersangka yaitu Direktur PD Uncak Kapuas Hulu Supardi

Kasus Tipikor Penyertaan Modal PD Uncak Kapuas, 20 Orang Diperiksa
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SAHIRUL HAKIM
Direktur PD Uncak Kapuas Supardi saat ditahan ke Rutan Klas IIB Putussibau, oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Kapuas Hulu, Jumat (8/11/2019) pukul 16.30 WIB. Supardi ditahan karena tetapkan sebagai tersangka dalam dugaan kasus tindakan pidana korupsi penyertaan modal PD Uncak Kapuas tahun 2015 sebesar Rp 9 Miliar. 

Kasus Tipikor Penyertaan Modal PD Uncak Kapuas, 20 Orang Diperiksa

KAPUAS HULU - Kasi Tindak Pidana Khusus Kejari Kapuas Hulu, Martino Andreas Manulu menyatakan dalam kasus dugaan tindakan pidana korupsi penyertaan modal PD Uncak Kapuas ke Bank Kalbar, Kejaksaan telah memeriksa sekitar 20 orang.

"Dari 20 orang yang diperiksa (Diminta keterangan), termasuk pihak dari Bank Kalbar. Pastinya kasus ini masih dalam penyelidikan kami," ujarnya kepada wartawan, Jumat (8/11/2019).

Apakah akan ada tersangka lainnya, Manulu menjelaskan, bisa kemungkinan tergantung hasil penyelidikan dilapangan lebih lanjut.

VIDEO: Suasana Gelaran BCA Fair 2019, 50 Stan Ikut Meramaikan

Terkait Kasus Tipikor PD Uncak Kapuas, Bupati Nasir Serahkan ke Penegak Hukum

"Untuk sementara kami tetap satu orang tersangka yaitu Direktur PD Uncak Kapuas Hulu Supardi," ungkapnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu telah menetapkan direktur PD Uncak Kapuas Supardi sebagai tersangka. Kini, telah ditahan ke Rutan Klas IIB Putussibau Kapuas Hulu.

Untuk tersangka sendiri, pihak Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu sedang mempersiapkan berkas untuk menyerahkan tersangka ke Kejaksaan Tinggi Kalbar. Nantinya, tersangka akan dipindahkan ke Pontianak.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved