Desa Belitang Satu Masih Belum Dapat Dikatakan Layak Sanitasi

Untuk menciptakan kehidupan yang bersih dan sehat sesuai dengan arahan Pemerintah Kabupaten Sekadau.

Desa Belitang Satu Masih Belum Dapat Dikatakan Layak Sanitasi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ MARPINA SINDIKA WULANDARI
Kondisi sepanjang aliran sungai di Desa Belitang Satu, Kecamatan Belitang, Kabupaten Sekadau. 

Desa Belitang Satu Masih Belum Dapat Dikatakan Layak Sanitasi

SEKADAU- Masih menjadi Desa yang belum memiliki sanitasi layak, Kepala Desa Belitang Satu M. Sandi berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Sekadau dalam mensosialisasikan kepada masyarakat desa.

Hal ini disampaikan yang mengikuti kegiatan STBM di aula Hotel Multi Sekadau, Kamis (7/11/2019).

"Desa Belitang Satu untuk sanitasi masih belum bisa di sebut layak.Kategori masih tradisional artinya jamban masih di sungai," jelas Kades Belitang Satu itu.

Desa Sekonau Menjadi Desa ODF di Kabupaten Sekadau

Pemkab Sekadau Akan Gelar Pekan Olahraga Pelajar Daerah

Sandi berharap dengan adanya kegiatan tersebut dirinya dan perangkat Desa dapat mensosialisasikan kepada masyarakat akan pentingnya sanitasi berbasis masyarakat.

Untuk menciptakan kehidupan yang bersih dan sehat sesuai dengan arahan Pemerintah Kabupaten Sekadau.

"Kami juga berharap kepada pemerintah Kabupaten Sekadau agar memberikan dukungan kepada Pemdes dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat. Sehingga tidak BAB sembarang seperti di sungai, hutan dan kebun," ungkapnya.

Untuk jumlah KK yang ada di Desa Belitang Satu, Sandi menjelaskan ada 551 KK yang sudah terdaftar, dan terdapat 151 KK yang belum memiliki sanitasi.

Sedangkan untuk keluarga yang belum memiliki data, dan yang masih menumpang pada KK lainya diperkirakan mencapai 200 san Keluarga.

Tentunya juga belum terdaftar apakah sudah memiliki jamban bersih atau masih menggunakan jamban di sungai.

Diketahui Desa Belitang Satu terdiri dari 3 Dusun, yakni Dusun a, b, dan c. Dan memiliki 17 Rt. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Marpina Sindika Wulandari
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved