Desa Sekonau Menjadi Desa ODF di Kabupaten Sekadau

Kepala Desa Sekonau Yosef menyampaikan masyarakanya saat ini telah sadar pentingnya sanitasi yang bersih di setiap rumah.

Desa Sekonau Menjadi Desa ODF di Kabupaten Sekadau
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ MARPINA SINDIKA WULANDARI
Kepala Desa Sekonau Yosef 

Desa Sekonau Menjadi Desa ODF di Kabupaten Sekadau

SEKADAU- Menjadi Desa ODF, Kepala Desa Sekonau Yosef menyampaikan masyarakanya saat ini telah sadar pentingnya sanitasi yang bersih di setiap rumah.

Hal ini disampaikan Yosef saat menghadiri STBM di aula Hotel Multi, Kamis (7/11/2019)

Berdasarkan penjelasannya, dari 411 KK yang ada di Desa Sekonau yang terdiri dari 4 Dusun yakni Dusun Sekonau, Segiam, Cuka Hilir dan Bayur, sebanyak 322 KK sudah memiliki sanitasi.

"Untuk KK yang belum punya sanitasi, mereka itu terdaftar di dalam satu rumah dengan KK lain yang sudah memiliki sanitasi. Seperti yang menumpang dengan orang tua, atau sanak saudaranya. Jadi dalam satu rumah ada 2 KK," jelasnya.

Deklarasi ODF di Desa Tanjung Hulu, Sinto: Diharapkan Tak Hanya Deklarasi, Tapi Menjadi Kebiasaan

Desa Tanjung Hulu Deklarasi ODF, Ini Pesan Bupati Jarot Winarno

Ia pun menjelaskan kesadaran masyarakat atas sanitasi dikarenakan pada tahun-tahun sebelumnya ketika terjadi musim kemarau yang berkepanjangan.

Banyak warga yang mengalami sakit diarea dan muntaber.

Sehingga melihat kondisi tersebut, Pemdes dan Masyarakat Desa mendeklarasikan Stop BAB Sembarangan.

Dan mulai membangun jamban bensih di rumah masing-masing.

"Sekarang sudah tidak ada lagi yang BAB sembarang apalagi di sungai. Dan masyarakat yang menderita diare atau Muntaber pun sudah jarang," ungkapnya.

Terkait dengan dana bantuan dari Pemdes, Yosef mengatakan tidak adanya dana yang disediakan.

Hal ini berdasarkan keputusan, pemahaman dan komitmen bersama bahwa jamban bersih sangat penting disetiap rumah.

Sehingga tidak sediakan bantuan lagi. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Marpina Sindika Wulandari
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved