Forum Komunikasi Kebakaran, Wadah Komunitas Damkar

Tenaga, dan kebutuhan perlengkapan damkar diakui Eddy banyak didapatkan dari sumbangsih masyarakat.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Aksi Petugas Pemadam Kebakaran di Kota Pontianak. 

Forum Komunikasi Kebakaran, Wadah Komunitas Damkar

PONTIANAK- Sejatinya, menjadi relawan dalam aksi kemanusiaan bukanlah hal mudah untuk dilakukan.

Banyak tantangan baru yang menjadikan manusia hidup dengan rasa sosial yang tinggi.

Hingga saat ini, komunitas pemadam kebakaran (damkar) swasta masih mengemban amanah-amanh tersebut.

Tidak ada kata lelah dalam membantu manusia yang membutuhkan.

Baca: Agro Andalan Berikan Bantuan Alat Pemadam Kebakaran ke Beberapa Desa

Baca: Ubah Motor Dinasnya Jadi Alat Pemadam Kebakaran, Aipda Hendri Novian Polisi Kubu Raya Banjir Pujian

Seperti halnya sebuah Forum Komunikasi Kebakaran (FKK) yang hadir di Kalbar.

"FKK hadir sebagai relawan damkar yang siap membantu siapa saja yang mengalami kecelakanan kebakaran. Perkumpulan pemadam kebakaran swasta saat ini berjumlah 55, dengan total personil lebih kurang 2.500 orang," diungkapkan langsung oleh Sekretaris Forum Komunikasi Kebakaran Swasta Kalbar, Eddy Zulkarnaen di Warkop Secangkir Kopi, malam.

Dengan gaya bahasanya yang santai, Eddy bersama dengan beberapa teman-teman damkar lainnya menceritakan kisah suka dan duka sebagai damkar yang siap dan sigap.

"Yang perlu dipahami oleh masyarakat, tupoksi kami sebagai FKK serta pemadam kebakaran swasta ialah untuk membantu pemukiman perumahan yang terbakar, sehingga mengurangi resiko harta benda dan jiwa," terangnya kembali.

Aturan yang berlaku bagi damkar ialah bukan mengejar materi semata.

Tidak ada gaji yang tetap bagi mereka dalam setiap aksinya untuk membantu masyarakat.

Tenaga, dan kebutuhan perlengkapan damkar diakui Eddy banyak didapatkan dari sumbangsih masyarakat.

Hal inilah yang membuat rasa kemanusiaan itu lebih mahal dari gaji manusia biasanya.

"Kalau dihitung-hitung, gaji yang kami dapatkan itu tidak ada sama sekali. Tapi gaji mungkin berupa amal, karena bisa ikut membantu masyarakat ataupun pemerintah dalam menangani kasus kebakaran rumah ataupun hutan dan lahan (red:Karhutla)," paparnya.

Eddy juga sangat bersyukur karena begitu antusiasnya masyarakat yang ikut sebagai relawan damkar.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved