TMMD Desa Rasau Jaya Tiga, Capai Dua Target Pembangunan

Selama sebulan penuh, mulai 2-31 Oktober 2019, TMMD sukses mencapai dua sasaran pembangunan, yakni sasaran fisik dan nonfisik.

Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Didit Widodo
tribun pontianak
TUTUP - Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo menghadiri penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Imbangan ke-106 Tahun Anggaran 2019 di Lapangan Sepak Bola Desa Rasau Jaya Tiga, Kecamatan Rasau Jaya, Kamis (31/10/2019) TRIBUN PONTIANAK/SEPTI SABRINA 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Septi Dwisabrina

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, melalui Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo mengapresiasi program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Imbangan ke-106 Tahun Anggaran 2019 yang tuntas terlaksana, Kamis (31/10/2019). Hal ini sekaligus menuntaskan dua target pembangunan di Desa Rasau Jaya Tiga, Kecamatan Rasau Jaya.

Orang nomor dua di Kubu Raya ini memuji program yang dulu bernama ABRI Masuk Desa (AMD) ini.  Selama sebulan penuh, mulai 2-31 Oktober 2019, TMMD sukses mencapai dua sasaran pembangunan, yakni sasaran fisik dan nonfisik.

"TMMD merupakan salah satu perwujudan tugas pokok TNI membantu tugas pemerintah daerah. Tentunya berkenaan dengan peran TNI selaku bagian dari komponen negara dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah tugasnya," bebernya.

Lebih lanjutnya, ia menuturkan terkait sasaran fisik, yakni pembuatan jalan rabat beton sepanjang 1.600 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 15 centimeter.

Kemudian sasaran nonfisik, yaitu penyuluhan kesadaran bela negara, narkoba, paham radikalisme, bahaya terorisme, KB-Kesehatan kebakaran hutan dan lahan, ketahanan pangan, dan wawasan kebangsaan.

Ia menerangkan, TMMD merupakan bagian dari perwujudan pelaksanaan pemerintahan umum. Di mana hal tersebut diatur dalam perundang-undangan, bahwa dalam melaksanakan tugas pemerintahan umum kepala daerah dibantu oleh instansi vertikal.

"Karena itu, kegiatan TMMD yang telah dilakukan oleh TNI sangat kontekstual dengan perkembangan penyelenggaraan pemerintahan daerah saat ini," sebutnya.

Selain itu, ia juga menyebut pola kerja sama lintas sektoral dan koordinasi antarpemangku kebijakan dan kepentingan efektif dalam mewujudkan tujuan pembangunan daerah.

Bahkan, secara khusus ia mengajak masyarakat memahami bahwa TNI mewarisi nilai perjuangan masa lalu yang punya ruh kerakyatan. Karena itu, dirinya menegaskan jajaran pemerintah daerah mendukung penuh pelaksanaan tugas-tugas TNI di daerah.

"Terkait TMMD, atas nama pemerintah Kabupaten dan masyarakat Kubu Raya, kami berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat baik langsung maupun tidak langsung dalam kegiatan ini," imbuhnya. Ia pun meminta seluruh elemen dapat membulatkan tekad untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada daerah tercinta ini sesuai kapasitas masing-masing.

Sementara itu, Dandim 1207/BS Kolonel Arm. Stefie Jantje Nuhujanan menuturkan, kegiatan TMMD Imbangan merupakan wujud operasi bakti Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang dilaksanakan secara terpadu bersama pemerintah kabupaten dan pihak swasta.

"Dengan melibatkan masyarakat sekitar guna mempercepat pembangunan suatu daerah, baik itu infrastruktur di desa-desa yang mungkin tertinggal maupun terisolir," terangnya secara singkat.

Sebelumnya, ia menyampaikan harapannya, kegiatan TMMD ini tidak hanya berkaitan secara fisik. Namun juga ada program-program sosialisasi kesehatan, lingkungan, Ketertiban dan sebagainya di masyarakat.

"Diharapkan nantinya, setelah pembangunan ini dapat membangkitkan roda perekenomian masyarakat di desa tersebut," ujarnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved