Angeline Fremalco: Program Yang Menyentuh Perempuan dan Anak Sangat Dibutuhkan

Anggota DPRD Kalbar periode 2019-2024, Angeline Fremalco sebagai politisi perempuan menyambut baik program

Angeline Fremalco: Program Yang Menyentuh Perempuan dan Anak Sangat Dibutuhkan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA
Anggota DPRD Provinsi Kalbar masa jabatan 2019-2024, Angeline Fremalco 

Angeline Fremalco: Program Yang Menyentuh Perempuan dan Anak Sangat Dibutuhkan

PONTIANAK - Anggota DPRD Kalbar periode 2019-2024, Angeline Fremalco sebagai politisi perempuan menyambut baik program yang berkaitan dengan perempuan dan anak karena memang perlu perhatian khusus terutama di Kalbar.

"Saya juga prihatin masalah kita di Kalbar memang ada perdangan perempuan dan anak tidak bisa dipungkuri karena Kalbar berbatasan langsung dengan negara tetangga. Ini memperbesar peluang terjadinya perdagangan perempuan dan anak ," ujarnya kepada Tribun Pontianak.

Ia sangat menyambut baik program yang berkaitan dengan melindungi perempuan dan anak .

Baca: Sosok Angeline Fremalco Anggota DPRD Kalbar Terpilih, Putri Cornelis Adiknya Karolin Margret Natasa

Baca: Angeline Fremalco Dukung Kepemimpinan Martinus Sudarno

Baca: Angeline Fremalco: Kehadiran Politisi Perempuan Sangat Dibutuhkan

"Kalau secara spesifik tidak hafal kasus yang terjadi di Kalbar, tapi bahwa memang dalam praktek di kehidupan masyarakat masih ada yang seperti itu dan bagaimana pembedaan didalam keluarga terhadap anak laki- laki dan perempuan masih ada. Kedepan kita harus meningkagkan pemahaman kepada perempuannya terlebih dahulu," ujarnya.

Ia sangat mendukung program Three ends yang merupakan program dari KPPPA RI dan ia berhadap semoga bisa berjalan dan kedepan akan dilakukan pengawasan.

"Karena kadang anak perempuan tidak diutamakan untuk sekolah dan bagaimana pun praktek ini masih banyak terjadi di lingkungan . Misalnya dari segi perekonomian keluarga kurang mampu maka yang di prioritaskan untuk sekolah adalah anak laki- laki sehingga perempuan lebih cepat dinikahkan ," ujarnya.

Memang dalam hal ini yang utama mindsetlah yang harus di ubah dan perlu diberikan pemahaman dan sumber utamanya adalah bagaimana meningkatkan perekonomian keluarga dulu baru membenahi yang lain.

"Saya berharap kedepan keluarga baru membina rumah tangga agar lebih cerdas menghadapi situasi yang sudah menjadi pilihan," ujarnya.

Ia mengatakan jika mau bicara soal perbaikan perekonomian keluarga memang kunci utamanya juga ada di ibu.

"Seperti kalau kita mau anak kita pintar ibunya juga harus pintar. Pintar dalam arti paham dan tau masalah gizi, kebersihan dan lain-lain.

"Perempuan itu perlu untuk sekolah agar mencipatakan generasi yang pintar . Makanya sangat disayangkan kalau perempuan harus putus sekolah . Jadi memang kalau soal program kusus saya belum mendalami hal ini ," pungkasnya.

Penulis: Anggita Putri
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved