TRIBUNWIKI

Arboretum Sylva Untan, Mini Hutan Kalbar Ditengah Perkotaan

Hutan dengan 32 jenis burung khas Kalbar ini terletak di Jalan Jenderal Ahmad Yani Gerbang Untan

Arboretum Sylva Untan, Mini Hutan Kalbar Ditengah Perkotaan
TRIBUNPONTIANAK/Ni Made Gunarsih
Camp Arboretum Sylva Untan

Arboretum Sylva Untan, Mini Hutan Kalbar Ditengah Perkotaan

PONTIANAK - Melihat hutan Kalimantan dalam bentuk mini ditengah kota yang lebih dikenal dengan Area Pelestarian Plasma Luftah (Arboretum) Sylva Indonesia PC Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak.

Hutan dengan 32 jenis burung khas Kalbar ini terletak di Jalan Jenderal Ahmad Yani Gerbang Untan, Pontianak Tenggara, Kalbar.

Arboretum Sylva Untan menjadi rumah bagi 214 spesies tumbuhan endemik Kalimantan Barat yang diperoleh dari bibit cabutan maupun biji.

Baca: Dies Natalis Ke-5, HIMASITER Untan Lakukan Penggalangan Dana Untuk Panti

Bahkan saat ini satu diantara bunga langka sedang mekar di kawasan Sylva yaitu bunga Bangkai khas Kalbar.

Hutan ini mulai dibangun pada 1990 terdiri dari lahan sebesar 3,2 hektare dengan 24 blok A sampai T.

Terdapat camp area dan tiga blok Buffer yang bertujuan sebagai areal pelestarian ex-situ artinya usaha pelestarian yang dilakukan diluar habitat aslinya.

Sebagai upaya menciptakan ruang terbuka hijau yang mampu menghasilkan O2 (oksigen) dan menjadi saran edukasi dan rekreasi yang murah untuk pendidikan.

Baca: Sylva Untan Ekspedisi Aneka Ragam Hayati di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya

Kawasan ini dikelola oleh mahasiswa Fakultas Kehutanan Untan dengan biaya pembangunan didapat dari mahasiswa dan alumni Fakultas Kehutanan.

Selama hampir 30 tahun berdiri dikawasan kota Pontianak, sudah banyak penghargaan yang didapatkan Arboretum Sylva Untan mulai dari pengunjung, peneliti bahkan kementerian Kehutanan.

Meski saat ini kondisi Arboretum Sylva Untan terlihat kurang mendapat perhatian dari Universitas dan pemerintah, pengelola dan alumni berharap hutan ini tidak digusur untuk pembangunan Universitas.

Mahasiswa dan alumni menganggap kawasan hutan ini sebagai bagian dari keluarga besar Fakultas Kehutanan.

Baca: Pengamat Lingkungan Ingatkan Soal Fungsi Ekologi Hutan Wisata Baning

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ni Made Gunarsih
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved