BFI Finance Dorong UMKM Pontianak Naik Kelas Lewat Pelatihan Bisnis

BFI Finance turut berperan aktif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Satu di antaranya dengan menyelenggarakan kegiatan ini.

BFI Finance Dorong UMKM Pontianak Naik Kelas Lewat Pelatihan Bisnis
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Bambang Hartoyo Area Manager BFI Finance Wilayah Pontianak saat memaparkan kegiatan pelatihan bisnis micro yang akan digelar BFI Finance, di Warung Upgrade, Jalan Suprapto, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (17/10/2019). BFI Finance dorong UMKM Pontianak naik kelas melalui pelatihan bisnis mikro tanggal 18-19 Oktober di Hotel Golden Tulip. 

BFI Finance Dorong UMKM Pontianak Naik Kelas Lewat Pelatihan Bisnis 

PONTIANAK - PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) kembali membuktikan komitmennya dalam mewujudkan visi Perusahaan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Melalui kegiatan pelatihan bisnis mikro dan bazar aneka produk, BFI Finance mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Pontianak, Kalimantan Barat.

Baca: Daihatsu Incar Posisi Pertama Pasar Pikap Kalimantan

Baca: Tatap Muka dengan Masyarakat di Nanga Taman, Ini Imbauan Kapolres Sekadau

Yakni membuat kegiatan Pelatihan Bisnis Mikro dan Bazar Produk UMKM Golden Tulip yang berlangsung pada 18-19 Oktober 2019 di Golden Tulip Pontianak. Kegiatan yang bertajuk “#SelaluAdaJalan Awali Usaha Dari Hal Sederhana” ini akan diikuti ratusan pelaku UMKM di Pontianak dan sekitarnya.

“BFI Finance turut berperan aktif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Satu di antaranya dengan menyelenggarakan kegiatan ini. Pelaku UMKM selayaknya terus difasilitasi agar naik kelas, mampu menyerap tenaga kerja yang lebih besar, dan mampu berkontribusi nyata dalam pertumbuhan ekonomi di masing-masing daerah, termasuk di Pontianak,” ujar Bambang Hartoyo, Area Manager BFI Finance Wilayah Pontianak saat bincang media di Pontianak, Kamis (17/10/2019).

Berdasarkan hasil Laporan Kinerja Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia (Kemenkop RI), pada tahun 2018 terdapat 64,19 juta unit usaha UMKM di Indonesia dengan kontribusi mencapai 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Dari data tersebut, jumlah tenaga kerja yang terserap mencapai lebih dari 116,97 juta jiwa.

Bambang menambahkan meskipun jumlah UMKM mengalami pertumbuhan yang pesat, namun mereka masih membutuhkan dukungan berbagai pihak untuk bisa meningkatkan skala usahanya.

"Pelatihan bisnis ini bertujuan meningkatkan kualitas dan kapasitas mereka sebagai pelaku usaha agar dapat berkembang lebih maju, bermental kuat, dan cerdik melihat persaingan dan potensi pasar," jelasnya.

Dalam kegiatan ini BFI Finance menggandeng PontiMarket, organisasi yang fokus pada pengembangan SDM UMKM, pengembangan ide kreatif, dan memotivasi untuk meningkatkan entrepreneurship.

Pelatihan bisnis ini mengangkat topik seputar kisah sukses pelaku usaha dari luar Kalbar, cara memaksimalkan bisnis online, serta bagaimana menangani keluhan pelanggan.

BFI Finance berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah komunikasi antar pelaku UMKM di Pontianak dan sekitarnya untuk bertukar pengalaman dan memperluas jaringan. Kegiatan ini juga dapat menjadi kesempatan para pelaku UMKM untuk mengetahui beragam solusi yang ditawarkan oleh BFI Finance dalam mendampingi kegiatan usaha mereka.

BFI Finance senantiasa mendekatkan diri melalui program pemberdayaan masyarakat. Perusahaan telah melayani pembiayaan masyarakat Kota Pontianak selama lebih dari satu dekade hingga menyebar ke daerah-daerah lain di Provinsi Kalbar, seperti Sanggau, Sintang, dan Ketapang dan beberapa di daerah lainnya. Pada semester I-2019, BFI Finance di Kalbar telah menyalurkan pembiayaan senilai Rp193,5 miliar, tumbuh 13% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Baca: 33 Tim Meriahkan Turnamen Voly Ball Kapolres Cup

Baca: Disdik Sintang Berduka, Kehilangan Tokoh Pejuang Pendidikan di Mensiap Baru

Kontribusi pembiayaan baru paling banyak dari pembiayaan mobil bekas sebesar 86,4% yang sebagian besar untuk tujuan pembiayaan multiguna/konsumtif selain tujuan produktif (investasi dan modal kerja) guna menunjang usaha.
Komisaris PontiMarket, Suriyani Muhaya, menjelaskan PontiMarket terlahir dari visi misi besar yang peduli terhadap geliat entrepreneurship dan dunia digital yang terus meroket di Indonesia khususnya Kalimantan Barat.

Bersinergi dengan hal itu maka lahirnya PontiMarket dengan latar belakang tim para trainer, motivator, konsultan dan pelaku entrepreneur juga praktisi digital yang bersentuhan langsung dengan pelaku usaha di Kalimantan Barat serta sering mendapat tantangan berdiskusi dengan pelaku usaha yang mengeluhkan banyak hal yang belum terselesaikan dari bisnis mereka maka lahirnya PontiMarket untuk menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi pelaku usaha tersebut dengan mengusung “Entrepreneur 7GO”.

"Banyak kegiatan yang kita lakukan seperti memberikan pelatihan digital, membantu mempromosikan branding serta membantu dalam pengelolaan keuangan UMKM. Kegiatan ini juga menggandeng mitra seperti dengan BFI Finance. Kami sangat mengapresiasi kerjasama yang diberikan BFI Finace dalam membantu UMKM," ujar Suriyani. 

Penulis: Nina Soraya
Editor: Nina Soraya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved