Pameran Koran Zaman Belanda, Teguh: Kalbar Memiliki Peran Penting dalam Perkembangan Literasi

Saya mengajak kalangan muda dan masyarakat umum untuk tahu sejauh mana perkembangan media cetak di Kalbar

Pameran Koran Zaman Belanda, Teguh: Kalbar Memiliki Peran Penting dalam Perkembangan Literasi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HAMDAN
pameran koran lokal yang digelar oleh Lintas Komunitas di Kantor Perum LKBN Antara Kalbar, Selasa (15/10/2019) 

Pameran Koran Zaman Belanda, Teguh : Kalbar Memiliki Peran Penting dalam Perkembangan Literasi 

 PONTIANAK - Kepala Perum LKBN ANTARA Biro Kalbar Teguh Imam Wibowo menyambut baik kegiatan tersebut karena dapat mengenalkan kepada masyarakat tentang perkembangan jurnalistik pada masa penduduk Hindia Belanda di Kalbar. 

"Disrupsi teknologi membuat koran atau media cetak semakin terdesak, namun sesungguhnya media cetak tidak akan benar-benar mati karena 100 tahun lalu sudah terbit di Kalbar," ujarnya sesaat secara resmi membuka pameran koran lokal yang digelar oleh Lintas Komunitas di Kantor Perum LKBN Antara Kalbar, Selasa (15/10/2019)

Ia melanjutkan, ANTARA selaku satu-satunya kantor berita resmi milik negara di Indonesia, tetap ingin menjaga dan menjadi bagian dari sejarah tersebut.

"Kegiatan ini juga sebagai bentuk pengetahuan bagi masyarakat ternyata di Kalbar sudah ada media cetak sejak 100 tahun yang lalu," ujarnya.

Menurutnya Hal itu menunjukkan Kalbar memiliki peran penting dalam perkembangan literasi di Indonesia. Mungkin saat sekarang media cetak akan semakin tenggelam.

Namun hal itu tidak terlalu bisa diyakini sebab sejak 100 tahun yang lalu sebenarnya media cetak sudah ada.

"Saya mengajak kalangan muda dan masyarakat umum untuk tahu sejauh mana perkembangan media cetak di Kalbar," ujarnya.

Baca: Anwar: Verifikasi Data untuk Penerima Bantuan Sosial Penting

Baca: Rektor IAIN dan Rektor UPB Pontianak Tolak Demonstrasi Anarkis Jelang Pelantikan Presiden

Tidak banyak orang yang mengetahui bahwa perkembangan surat kabar sudah 100 tahun yang lalu di Kalbar. Masyarakat bisa mengetahui seperti apa koran yang dicetak pada tahun 1924.

Jika dibandingkan dengan zaman sekarang sebenarnya tidak terlalu banyak perbedaan. Namun penggunaan ejaan yang terlihat beda. 

Kreativitas dari segi iklan juga bisa terlihat. Banyak produk yang sudah dari dulu ada dan di iklankan di surat kabar.

"Masyarakat bisa melihat langsung seperti apa media cetak 100 tahun lalu," pungkasnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved