Rektor IAIN dan Rektor UPB Pontianak Tolak Demonstrasi Anarkis Jelang Pelantikan Presiden

Rektor IAIN Pontianak H Syarif dan Rektor Universitas Panca Bakti (UPB) Pontianak Dr Purwanto menolak unjuk rasa anarkis jelang pelantikan Presiden RI

Rektor IAIN dan Rektor UPB Pontianak Tolak Demonstrasi Anarkis Jelang Pelantikan Presiden
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Aksi demonstrasi mahasiswa di Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Jl A Yani, Pontianak, Senin (30/9/2019). Rektor IAIN Pontianak H Syarif dan Rektor Universitas Panca Bakti (UPB) Pontianak Dr Purwanto menolak unjuk rasa anarkis jelang pelantikan Presiden RI Joko Widodo. 

Rektor IAIN dan Rektor UPB Pontianak Tolak Demonstrasi Anarkis Jelang Pelantikan Presiden

PONTIANAK, TRIBUN - Rektor IAIN Pontianak H Syarif mewakili civitas akademika IAIN Pontianak menolak segala bentuk demonstrasi bersifat anarkis dan merusak fasilitas umum.

“Kami civitas akademika IAIN dan seluruh Mahasiwa IAIN Pontianak tidak sepakat terhadap unjuk rasa yang bersifat anarkis dan merusak fasilitas umum,” ucap H Syarif lewat rilis yang diterima Tribunpontianak.co.id, Selasa (15/10/2019).

Syarif mengingatkan kembali peristiwa yang pernah terjadi di beberapa provinsi di Indonesia, seperti di Jakarta. Provokasi yang menjadi penyebab banyaknya kejadian kejadian yang tidak diinginkan.

“Kita lihat beberapa waktu lalu di Jakarta dan beberapa tempat, unjuk rasa berakhir anarkis. Itu tidak semestinya terjadi jika kita sesuai aturan dan tidak terprovokasi oleh pihak pihak yang mencoba memecah belah kita,” tambahnya

Syarif juga turut menyuarakan dukungannya terhadap pelantikan Presiden dan Wakil Presiden yang terpilih secara konstitusional pada 20 Oktober mendatang. “Kami juga mendukung pelantikan Presiden dan Wakili Presiden terpilih yang akan di lantik pada 20 Oktober 2019 nanti,” lanjutnya.

Rektor IAIN juga turut mendoakan situasi keamanan dan ketertiban di Indonesia khususnya di Kalimantan Barat tetap kondusif dan seluruh agenda Nasional dapat berjalan dengan lancar.

Sikap serupa datang dari Rektor Universitas Panca Bakti (UPB) Pontianak Dr Purwanto SH MHum MCsi. Ia mengimbau seluruh mahasiwa UPB Pontianak menolak segala bentuk unjuk rasa anarkis.

“Saya mengajak seluruh masyarakat, terkhusus Mahasiwa UPB agar bersama menolak unjuk rasa yang bersifat anarkis dan berakhir dengan merusak fasilitas umum. Hal itu bukan mencerminkan kita sebagai warga Indonesia,” ucapnya

Selain menghimbau aksi unjuk rasa yang anarkis, Rektor UPB ini juga mendukung pelaksanaan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada tanggal 20 Oktober 2019.

“Yang pasti kami mendukung pelantikan tersebut, karena Presiden dan Wakil Presiden terpilih secara konstitusional. Tidak ada alasan untuk kita tidak mendukung itu, karna kita warga negara Indonesia yang taat kepada Undang Undang Dasar,” tutupnya. (*)

Editor: Iin Sholihin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved