Anwar: Verifikasi Data untuk Penerima Bantuan Sosial Penting

Sifatnya bantuan harus terdata, jangan asal mendata, banyak kasus bantuan stimulan yang tidak tepat sasaran.

Anwar: Verifikasi Data untuk Penerima Bantuan Sosial Penting
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ TRY JULIANSYAH
Pemerintah Kabupaten Mempawah menggelar Bimtek Penerima Manfaat Bantuan Sosial Kelompok Usaha Bersama (KUBE), Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-Rutilahu) dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Lingkungan di Wisma Chandramidi Mempawah, Selasa (15/10/2019).   

Anwar: Verifikasi Data untuk Penerima Bantuan Sosial Penting

MEMPAWAH - Anggota DPRD Mempawah, M Anwar menyambut baik bantuan stimulan daei pemerintah pusat berupa bantuan sosial Kelompok Usaha Bersama (KUBE), Rehabilitasi sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-Rutilahu) dan Perbaikan Sarana dan Prasaran Lingkungan (Sarling). Namun ia juga meminta agar bantuan ini dapat dioptimalkan dan tepat sasaran. 

"Sifatnya bantuan harus terdata, jangan asal mendata, banyak kasus bantuan stimulan yang tidak tepat sasaran. Tentu bantuan ini mulia dan tujuannya juga dan telah melalui verifikasi data," ujar Anwar.

Namun menurutnya di verifikasi data inilah yang menyebabkan bantuan stimulan dari pemerintah pusat tidak tepat sasaran. 

Baca: Hujan, Pemasangan Bracing Jembatan Kapuas II Ditunda Untuk Keselamatan Teknisi

Baca: Tekan Angka Kemiskinan, Ini Program Pemkab Mempawah

"Nah kadang yang memverifikasi data yang perlu ditekankan lagi ke akuratannya, contoh banyak program stimulan, seperti  PKH, orang yang berhak menerima malah tidak menerima, artinya ada keluarga yang satu tahun menerima kemudian setahun kemudian sudah tidak layak menerima karena ekonominya membaik, nah ini tanda tanya apa kesengajaan atau data tanpa verifikasi," paparnya 

Tentu menurut dia ini juga perhatian pemerintah daerah dalam meningkatkan keakuratan verifikasi data. Terutama menurutnya data tersebut harus sesuai data terkini di lapangan.

"Ini domain pemda melalui dinas terkaitnya karena mereka pasti ada petugas pencacah, perlu ke akuratan data bisa di statistik tapi teknisnya di dinas. Maka kita minta data diverifikasi, nah ini yang perlu di update sesuai kondisi terkini," katanya.

Kemudian ia juga menilai pentingnya peranan RT dalam verifikasi data ini karena RT merupakan perpanjangan tangan pemerintah daerah yang paling dekat dengan masyarakat. 

"Kemudian sebenarnya RT lah yang mengetahui dan paling dekat dengan masyarakat, maka libatkan lah RT. Ada petugas memang yang melalui kades dan kadus, ketika tidak tepat sasaran RT yang disalahkan. Maka verifikasi data penting," pungkas Anwar.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved