Napi Gantung Diri

BREAKING NEWS - GEGER! Seorang Napi Lapas Kelas IIA Pontianak Akhiri Hidup di Toilet Penjara

Seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pontianak ditemukan tewas tergantung dalam kamar mandi atau toilet.

BREAKING NEWS - GEGER! Seorang Napi Lapas Kelas IIA Pontianak Akhiri Hidup di Toilet Penjara
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HADI SUDIRMANSYAH
BREAKING NEWS - GEGER! Seorang Napi Lapas Kelas IIA Pontianak Tewas Gantung Diri di Toilet Penjara, Selasa (15/10/2019) pagi WIB. 

BREAKING NEWS - GEGER! Seorang Napi Lapas Kelas IIA Pontianak Akhiri Hidup di Toilet Penjara

KUBU RAYA - Seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pontianak ditemukan tewas tergantung dalam kamar mandi atau toilet Sel B5, Selasa (15/10/2019) pagi WIB.

Belum diketahui secara pasti apa masalah korban hingga mengakhiri hidupnya di penjara.

Diketahui WBP tersebut bernama Bong Min alias Amin bin Bong Kong Phin (45) merupakan narapidana (napi) kasus narkotika asal Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar).

Bong Min divonis 8 tahun dan dijadwalkan bebas usai menjalani masa tahanan sisa 3 tahun 3 bulan.

Baca: FOTO: Warga Binaan Lapas Klas II A Pontianak Mengolah Sampah Menjadi Bijih Plastik

Baca: Kalapas Farhan Hidayat Pastikan Tak Berikan Fasilitas Khusus Terpidana Korupsi Alkes HM Amin Andika

Rencana jasad almarhum dibawa ke RSUD dr Soedarso Pontianak untuk selidiki lebih lanjut oleh tim identifikasi Satreskrim Polresta Pontianak.

Hingga berita ini diturunkan, tribunpontianak.co.id masih menggali informasi di lapangan.

Update informasinya di berita selanjunya.

Warga binaan mengolah sampah plastik menjadi biji plastik di bengkel kerja Lapas Klas IIA Pontianak di Jalan Adisucipto, Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis (29/8/2019). Biji plastik ini kemudian dapat dijual ke daerah Bekasi sebagai bahan baku olahan produk plastik yang dapat mereka jual 10 hingga 20 ton dalam sekali pengiriman dengan rentang harga berkisar Rp 4ribu - Rp 7ribu per kilogramnya.
Warga binaan mengolah sampah plastik menjadi biji plastik di bengkel kerja Lapas Klas IIA Pontianak di Jalan Adisucipto, Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis (29/8/2019). Biji plastik ini kemudian dapat dijual ke daerah Bekasi sebagai bahan baku olahan produk plastik yang dapat mereka jual 10 hingga 20 ton dalam sekali pengiriman dengan rentang harga berkisar Rp 4ribu - Rp 7ribu per kilogramnya. (TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI)

BREAKING NEWS: Diduga Lempar Ratusan Butir Ekstasi ke Lapas Kelas A Pontianak, Dua Pria Diamankan

PONTIANAK - Petugas Lapas kelas 2 A Pontianak berhasil mengagalkan upaya penyelundupan narkoba kedalam lapas yang dilakukan dengan cara dilemparkan dari luar pagar kedalam lapas melewati pagar lapas. Jumat (16/8/2019) malam.

Halaman
123
Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved