Napi Gantung Diri

BREAKING NEWS - GEGER! Seorang Napi Lapas Kelas IIA Pontianak Akhiri Hidup di Toilet Penjara

Seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pontianak ditemukan tewas tergantung dalam kamar mandi atau toilet.

BREAKING NEWS - GEGER! Seorang Napi Lapas Kelas IIA Pontianak Akhiri Hidup di Toilet Penjara
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HADI SUDIRMANSYAH
BREAKING NEWS - GEGER! Seorang Napi Lapas Kelas IIA Pontianak Tewas Gantung Diri di Toilet Penjara, Selasa (15/10/2019) pagi WIB. 

Dari upaya penggagalan penyelundupan narkoba ini, pihak petugas lapas mengamankan 2 orang laki - laki yang diduga sebagai pelempar barang haram tersebut kedalam lapas berinisial HN dan HJ.

Ka Lapas kelas 2 A Pontianak, Farhan Hidayat yang ditemui awak media di lapas kelas 2 A Pontianak menjelaskan bahwa kejadian terjadi pada sekira pukul 21.30 WIB.

Saat itu petugas piket melihat ada 2 orang yang mencurigakan didepan Lapas berboncengan dengan menggunakan sepeda motor Honda beat berwarna merah mengarah ke bagian samping lapas yang lokasinya sepi dan gelap.

"Tadi ada petugas pengawas piket, dia mengawasi lingkungan sekitar, lalu dia melihat ada orang yang mencurigakan, masuk ke halaman lapas, lalu dia naik motor masuk ke halaman belakang,"tuturnya.

Petugas pun mengikuti 2 orang tersebut dan langsung memergoki mereka di lokasi bagian belakang pagar Lapas dan langsung mengamankan keduanya.

Selanjutnya, setelah keduanya diamankannya, petugas lapas melakukan peyisiran di bagian dalam lapas yang berseberangan dinding dari lokasi diamankannya dua orang tersebut.

Alhasil, petugas mendapati 3 bungkus putih yang berisi kan pil - pil yang diduga Pil Ekstasi / inex yang jumlahnya diperkirakan ratusan butir.

Pihaknyapun langsung segera menghubungi pihak kepolisian terkait hal ini untuk di lakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Setelah kita sisir didalam, kita temukan ada bungkusan, ternyata bungkusan itu setelah dibuka, diduga inex, tiga bungkus, dan setelah itu kita laporkan ke Polda,"jelas Farhan Hidayat

Farhan mengatakan bahwa pihaknya masih belum mengetahui untuk siapa barang haram tersebut dikirim, karena saat di interogasi awal kedua terduga pelaku ini masih belum mengaku.

Halaman
123
Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved