Ujian Praktik SIM Bakal Dilaksanakan Secara Elektronik, Dilarang Pakai Jasa Calo

Komisaris Polisi Fahri Siregar mengatakan, tujuan diberlakukannya ujian praktik secara komputerisasi ini untuk memberikan penilaian yang objektif

Editor: Ishak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/ (ANTARA FOTO/IRSAN MULYADI)
Warga mengendarai sepeda motor saat mengikuti latihan uji kompetensi surat izin mengemudi (SIM) di Medan, Sumatera Utara, Minggu (24/9). Latihan yang digelar Polrestabes Medan tersebut untuk melihat dan menguji kemampuan warga mengendarai sepeda motor, sebelum mendapatkan SIM. ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi/ama/17. 

Ujian Praktik SIM Bakal Dibuat Secara Elektronik, Dilarang Pakai Jasa Calo

SMART SIM adalah satu di antara inovasi kepolisian satu di antara layanan kepolisian baru-baru ini dalam memberikan layanan kepada masyarakat. 

Terutama dalam memberikan kemudahan memperoleh administrasi perizinan mengemudi kendaraan. 

Setelah Smart SIM, kepolisian kini kembali membuat inovasi lainnya. 

Khusus untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, ujian praktik SIM akan dibuat secara elektronik alias electronic driving system (e-drive).

Selama ini, satu di antara syarat yang harus dilewati oleh para pemohon surat izin mengemudi ( SIM), yaitu melakukan ujian praktik. 

Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Cilenggang, Serpong, Tangerang Selatan telah menerbitkan Smart SIM, Selasa (8/10/2019). Berbeda dari sebelumya, untuk SIM pintar memiliki berbagai fungsi, salah satunya dapat transaksi tol.
Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Cilenggang, Serpong, Tangerang Selatan telah menerbitkan Smart SIM, Selasa (8/10/2019). Berbeda dari sebelumya, untuk SIM pintar memiliki berbagai fungsi, salah satunya dapat transaksi tol. (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/Kompas.com/ (Dokumentasi Satpas Cilenggang Polres Tangsel))

Apabila semua rintangan berhasil dilakukan, maka orang tersebut berhak mendapatkan bukti registrasi dan identifikasi dari Polri. 

Baca: Jadwal Smart SIM Keliling Selama Minggu Ketiga Oktober 2019

Baca: Lima Ribu Smart SIM Telah Beredar di Masyarakat Pontianak

Namun dengan inovasi baru ini, membuat ujian praktik SIM kini jadi terkomputerisasi. 

Dikutip dari Kompas.com, Kepala Seksi SIM Ditlantas Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Fahri Siregar mengatakan, tujuan diberlakukannya ujian praktik secara komputerisasi ini untuk memberikan penilaian yang objektif. 

"Jadi nanti akan dipasang sensor pada patok saat pemohon SIM menjalankan ujian praktik mengemudi," ucap Fahri akhir pekan lalu di Jakarta.  

unit uji SIM A dan SIM C yang digelar Garda Oto.
unit uji SIM A dan SIM C yang digelar Garda Oto. (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/Kompas.com/(Febri Ardani))

Fahri menjelaskan, ketika pemohon itu menyentuh patok maka sensor yang terpasang akan mengirim tanda ke ruang kontrol untuk menginformasikan kepada petugas ujian.

"Dengan begitu, penilian ujian praktik SIM menjadi lebih objektif, dan akurat," kata dia.

Selain itu, mekanisme komputerisasi ini juga bisa membaca kecepatan dari kendaraan yang dikemudikan oleh pemohon SIM.

"Jadi ketika mulai ujian praktik sampai selesai di garis finis bisa terdeteksi seberapa waktunya," kata dia.

Sebelum diluncurkan, polisi akan melakukan sosialisasi minimal satu pekan sebelum jadwal peluncuran. Target polisi, kata Fahri program ini meluncur setelah pelantikan presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober 2019.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved