Tinggal Digubuk Jadi Viral dan Dapat Bantuan, Sapri Merasa Malu
Sapri (35) seorang kepala rumah tangga yang tinggal disebuah gubuk beralaskan dinding seng bekas, merasa kaget ketika banyaknya bantuan
Penulis: Muzammilul Abrori | Editor: Madrosid
Tinggal Digubuk Jadi Viral dan Bantuan Mengalir, Sapri Merasa Malu
PONTIANAK - Sapri (35) seorang kepala rumah tangga yang tinggal disebuah gubuk beralaskan dinding seng bekas, merasa kaget ketika banyaknya bantuan yang datang kerumahnya, pada Sabtu (12/10).
Sebelumnya ia tak tahu, bahwa rumah yang dibuatnya, sekaligus menjadi tempat tinggalnya ini menjadi viral. Sehingga saat ini banyak bantuan yang datang kerumahnya.
"Saya tidak tahu, masalah ini menjadi ramai. Karena kadang kita sebagai manusia punya rasa malu juga," jelasnya.
Baca: VIDEO: Berkali Kali Pindah Rumah, Ini Kisah Lena Bersama Keluarga Yang Tinggal di Gubuk
Baca: PENYEBAB Keluarga Lena Huni Gubuk Bermaterial Seng Bekas Kandang Ayam, Anak Terpaksa Putus Sekolah
Baca: Viral Tinggal di Gubuk Tak Layak, Ternyata Ini Alasan Anak Lena Harus Berhenti Sekolah
Ia yang masih merasa kuat dalam bekerja, serta menafkahi keluarga merasa malu, karena pemberitaan mengenai rumahnya.
Sapri kepala rumah tangga yang memiliki empat orang anak ini menceritakan, tempat yang ia tinggali dan viral ini hanya tempat tinggalnya sementara, menunggu rumahnya jadi.
"Terus terang saya malu sih, karena saya masih kuat dalam bekerja, dan menafkahi keluarga. Rumah ini hanya sementara saja, menunggu rumah yang mau saya bangun selesai. Bahan sebagian sudah ada," terangnya.
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kondisi-rumah-yang-ditempati-sapri-dan-keluarga.jpg)