Viral Tinggal di Gubuk Tak Layak, Ternyata Ini Alasan Anak Lena Harus Berhenti Sekolah

Jeki (15) anak pertama dari keluarga Sapri dan Lena yang rumahnya menjadi viral karena tinggal dirumah beralas dinding atap seng

Viral Tinggal di Gubuk Tak Layak, Ternyata Ini Alasan Anak Lena Harus Berhenti Sekolah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Lena saat menerima kedatangan sejumlah awak media dan seorang guru BK, di rumah gubuk di Gang Kelompok Tani, Jalan Selat Panjang II, Kelurahan Mega Timur, Kecamatan Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Jumat (11/10/2019) siang. Lena bersama suami dan empat anaknya harus tinggal di gubuk yang berada di hutan tersebut, Usai mertuanya menjual rumah yang mereka tinggali di daerah Siantan dua bulan lalu. 

Viral Tinggal di Gubuk Tak Layak, Ternyata Ini Alasan Anak Lena Harus Berhenti Sekolah

PONTIANAK - Jeki (15) anak pertama dari keluarga Sapri dan Lena yang rumahnya menjadi viral karena tinggal dirumah beralas dinding atap seng yang sekitar berukuran 2x3 ini, bercerita putus sekolah karena ingin membantu perekonimian orang tuanya.

Saat ditemui tribun, Jeki yang mempunyai 3 orang adik yang masih berusia 14 tahun, 5 tahun, dan 1 tahun lebih ini bercerita alasannya putus sekolah karena ingin membantu perekonomian keluarga dengan berjualan di pasar.

Baca: Camat Sungai Ambawang Minta Keluarga Lena Urus Administrasi Terlebih Dahulu

Baca: Pemkab Siap Bantu Lena dan Keluarga, Muda: KTP nya Warga Pontianak, Secara Administrasi Kami Sulit

Baca: Pemkab Siap Bantu Lena dan Keluarga, Muda: KTP nya Warga Pontianak, Secara Administrasi Kami Sulit

Baca: Fakta-fakta Keluarga Lena yang Tinggal di Gubuk Mirip Kandang Ayam di Mega Timur

Sehari-sehari jeki berjualan dipasar daerah Siantan, dengan yang dijualnya ialah Tahu, sayur pakis, dan daun singkong.

"Tahu didapat dari pabrik tahu dekat rumah. Kalo sayur pakis sama daun ubi (singkong) didapat dari sekitar rumah," jelas Jeki.

Ia merasa mendapat keuntungan sedikit dari hasil berjualannya, dapat membantu meringankan beban orang tuanya.

Kemudian Jeki tak hanya berjualan, kesehariannya ia juga membantu mengantar sang adik sekolah, yang saat ini sudah menginjak kelas 1 SMP, dengan menggunakan sepeda motor milik bapaknya.

Penulis: Ferryanto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved