Tiga Calon Kandidat Siap Jadi Ketua AKLI Kalbar

Ia mengatakan siapapun yang terpilih menjadi Ketua DPD AKLI Kalbar kedepan mereka harus menjalankan program yang disusun hari ini .

Tiga Calon Kandidat Siap Jadi Ketua AKLI Kalbar
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Peserta Musyawarah Daerah XI Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (AKLI) Kalimantan Barat, di hotel Golden Tulip, Pontianak, Rabu (9/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Anggita Putri

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUIN - Ketua Panitia Musda ke 11 AKLI Kalbar, Raden Syahbani sangat mengapresiasi Gubernur Kalbar yang hadir dan membuka langsung musda. Ia mengungkapkan untuk kandidat Ketua AKLI Kalbar kali kali ini kemungkinan yang beredar baru tiga orang dan nanti anggota yang menentukan siapa kandidat yang dimajukan.

"Jadi hari ini akan dilakukan sidang pleneo masalah pertanggung jawaban periode tahun lalu, dan masalah keberhasilan dan pencapaian serta pembahasan program kerja ," ujarnya disela acara Musda AKLI ke 11, di Hotel Golden Tulip Pontianak, Rabu (9/10/2019).

Baca: Bantu Atasi Persoalan Kelistrikan Kalbar, Gubernur Minta Peran Serta AKLI

Baca: Baksos HUT Ke 74 TNI, Penyuluhan BKKBN hingga Pasang Implan Gratis

Baca: Rosalina Ajak Kurangi Sampah Plastik, Khawatir Dimakan Ikan-ikan Kecil

Ia mengatakan siapapun yang terpilih menjadi Ketua DPD AKLI Kalbar kedepan mereka harus menjalankan program yang disusun hari ini .

Ia juga berharap setelah menghadap Gubernur Kalbar yang membahas tentang ketersediaan ketenaga listrik di Kalbar di harapakan anggota ini kebagiaan untuk melaksanakan pekerjaan .

"Jumlah angggot AKLI Kalbar 120 dan menyusut menjadi 59 yang disebabkan oleh regulasi pemerintah yang berubah. Sehingga Cost untuk perpanjangan izin terlalu besar sedangkan ketersediaan lapangan pekerja kelistrikan tahun kemarin sangat minim ," ujarnya.

Namun untuk tahun ini ia katakan sudah mulai nampak untuk pembangunan di Kalbar semenjak SESCO Malaysia sudah masuk Kalbar dan PLN sudah banyak mengaliri desa yang belum ada listrik.

"Kalau saya liat dari program PLN 70 tahun Indonesia merdeka 100 persen teraliri listrik tapi kondisi sekarang masih banyak daerah terpencil yang belum di aliri listrik ," ujarnya.

Terkait pembangunan PLTN di Kalbar ia melihat dari anggota tenaga nulir belum sampai kesana teknologinya dan mungkin masih jauh kedepan.

"Memang ada wacana dari pusat pembangunan nuklir di Kabupaten ;engkayang yang disampaikan oleh Oesman Septa. Namun saat sekarang kita sedang fokus untuk pembangunan Listrik , TM,TR , Gardu untuk perkotaan dan perdesaan ," ujarmya.

Ia juga menyambut positif program Gubernur Kalbar yang akan memberikan pemasangan listrik bagi keluarga tidsk mampu.

"Dari informasi gubernur memberikan bantuan pemasangan listrik untuk 2000 rumah keluarga tidak mampu dan meminta partisipaai AKLI untuk membantu listrik murah, dan PLN juga memberikan 6000 lebih dan nanti akan menjangkau 9000 lebih bantuan pada tahun ini untuk listrik rumah tangga murah gratis," ujarnya.

Penulis: Anggita Putri
Editor: Didit Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved