24 Anggota Mangkir Paripurna Perdana! DPRD Kalbar Sahkan Delapan Fraksi, NasDem Siap Kritisi Midji
Jika ada kesalahan atau kekurangan yang dilakukan Gubernur, kami yang pertama memberikan kritik yang tentu untuk perbaikan pembangunan.
24 Anggota Mangkir Paripurna Perdana! DPRD Kalbar Sahkan Delapan Fraksi, NasDem Siap Kritisi Midji
PONTIANAK- DPRD Provinsi Kalbar sudah membentuk dan mengesahkan delapan fraksi dalam rapat paripurna perdana yang digelar, Kamis (3/10/2019).
Delapan fraksi terdiri atas Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai NasDem, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Partai Gerindra, Fraksi PAN, Fraksi PKS dan PPP serta Fraksi PKB yang terdiri atas gabungan anggota DPRD dari PKB, Hanura, PKPI dan Perindo.
Sejumlah ketua fraksi yang ditemui Tribun berkomitmen menjalankan fungsinya mengontrol kinerja eksekutif.
Ketua Fraksi Partai NasDem Kalbar periode 2019-2024 Michael Yan Sri Widodo memastikan fraksi yang ia pimpin akan mendukung dan mengkritisi program Pemprov Kalbar di bawah kepemimpinan Gubernur Kalbar Sutarmidji.
Baca: Anggota DPRD Kalbar Tak Tepat Waktu Hadiri Paripurna Dinilai Tontonan Tak Mendidik
Baca: Nama Ketua, Wakil dan Anggota Fraksi Partai NasDem Kalbar Periode 2019-2024
Baca: Zulkarnaen Siregar Pastikan Fraksi Golkar Siap Bekerja Sejahterakan Masyarakat
Menurut Michael Yan, fraksi merupakan perpanjangan tangan partai.
Apa yang dilakukan fraksi, tak lepas dari kebijakan partai baik DPW maupun DPP.
"Sebagai partai pengusung dan pendukung Gubernur Sutarmidji tentu kami tidak lepas dari program yang sudah tertuang dalam visi misi dan RPJMD yang sudah disahkan periode lalu. Kita akan kejar target itu," kata Michael Yan, Kamis (3/10).
Terlepas dari itu, lanjut dia, tentu peranan dari fraksi partai NasDem, kemudian juga keberpihakan, dan keterwakilan menjadi penting untuk menyuarakan aspirasi.
"Faktor lain tentu bahwa kami juga parpol pengusung Presiden Jokowi, karena itu program dari pusat tentu akan disinergikan dengan daerah," katanya.
Namun, walaupun begitu, kata Michael Yan, tentu pihaknya tidak melepaskan fungsi anggota DPRD yakni legislasi, budgeting, dan pengawasan.
"Fungsi anggaran paling menyentuh hajat hidup orang banyak tentu akan dilihat pengalokasian, dan juga target yang dicanangkan. Target seperti desa mandiri oleh Gubernur, akan dibantu dan dikejar. Termasuk meningkatkan kesejahteraan dan IPM yang ingin ditingkatkan serta berkaitan dengan kesehatan dan pendidikan," jelasnya.
Serta yang paling penting bagi NasDem, kata dia, akan membangun kerjasama yang baik karena anggota DPR bagian dari pemda dimana Gubernur dan DPR mitra sejajar.
"Target fraksi tentu kinerja dari dewan, jadi bukan hanya di fraksi NasDem, namun tentu akan mengajak dari fraksi lain, agar DPR meningkatkan kinerja, menjalankan fungsi dengan baik," jelasnya.
"Jadi bukan karena kami pengusung dan pendukung Sutarmidji kemudian melupakan fungsi dan tidak mengkritisi. Jika ada kesalahan atau kekurangan yang dilakukan Gubernur, kami yang pertama memberikan kritik yang tentu untuk perbaikan pembangunan," tukasnya.