LSM Fatwa Langit Prihatin Kondisi Asrama Mahasiswa Singkawang di Pontianak Tak Layak Tinggal

Ketua LSM Fatwa Langit, M Abdurrahman prihatin terhadap kondisi asrama Mahasiswa Syafaruddin Singkawang yang berada di Jalan Sepakat 2 Blok T

LSM Fatwa Langit Prihatin Kondisi Asrama Mahasiswa Singkawang di Pontianak Tak Layak Tinggal
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kondisi asrama Mahasiswa Syafaruddin Singkawang yang berada di Jalan Sepakat 2 Blok T, Fajar Permai Nomor 14 B, Kelurahan Bansir Darat, Kecamatan Pontianak Tenggara, Rabu (2/10/2019). 

LSM Fatwa Langit Prihatin Kondisi Asrama Mahasiswa Singkawang di Pontianak Tak Layak Tinggal

SINGKAWANG - Ketua LSM Fatwa Langit, M Abdurrahman prihatin terhadap kondisi asrama Mahasiswa Syafaruddin Singkawang yang berada di Jalan Sepakat 2 Blok T, Fajar Permai Nomor 14 B, Kelurahan Bansir Darat, Kecamatan Pontianak Tenggara yang hingga saat ini sudah sangat tidak layak untuk ditempati.

"Kita mendapatkan informasi ini dari adek-adek Mahasiswa yang kuliah di Kota Pontianak, mereka mengatakan bahwa kondisi bangunan asrama saat ini yang mereka tempati sudah sangat tidak layak untuk ditinggali. Waktu panas kepanasan, waktu memasuki musim hujan mereka kehujanan," katanya, Rabu (2/10/2019).

Ia akan segera mendorong Pemerintah Kota Singkawang dan DPRD Kota Singkawang untuk segera menjadikan masalah ini sebagai prioritas sehingga kedepan untuk bisa menganggarkan biaya renovasi dan perbaikan.

Baca: Mahasiswa Keluhkan Kondisi Memprihatinkan Asrama Mahasiswa Singkawang di Pontianak

Baca: VIDEO: Kondisi Asrama Mahasiswa Singkawang Rusak di Pontianak

Baca: Mantan Ketua Umum HMKM Angkat Bicara Tanggapi Masalah Asrama Mahasiswa Melawi

Masalah ini tidak bisa dibiarkan lama-lama, karena ini menyangkut keberlangsunagan masa depan mahasiswa Kota Singkawang yang saat ini tinggal di asrama.

Kemudian harus dipahami mengapa mereka hingga saat ini masih tetap bertahan tinggal di sana karena mereka tidak ada pilihan dan kemampuan untuk biaya kontrak atau kost.

"Jangan sebut diri kalian wakil rakyat, jangan sebut kepemerintahan kalian saat ini pro rakyat. Kalau tidak bisa menyelesaikan masalah ini dengan cepat," tegasnya.

Menurut Abdurrahman disinilah pemerintah harus hadir untuk membantu mereka-mereka yang kurang mampu, tapi mempunyai semangat untuk kuliah karena itu amanah UUD 45.

Pemerintah wajib menyediakan sarana dan fasilitas yang memadai sehingga asrama mahasiswa Kota Singkawang bisa menjadi tempat tinggal dan belajar yang aman dan nyaman bagi mahasiswa di sana.

Ia mengaku heran mengapa ini bisa luput dari perhatian dinas atau instansi terkait. Padahal sesuai aturan 20 persen dari APBD itu akan dialokasikan untuk anggaran pendidikan.

Hal ini bisa menjadi indikasi bahwa dalam perencanaan pengelolaan anggaran dinas atau instansi terkait tidak mengacu kepada hal prioritas dan asas efesien efektif.

Ia berpesan kepada adik-adik mahasiswa yang hingga saat ini masih tinggal di sana, untuk jangan berputus asa dengan kondisi ini.

Tetap kobarkan semangat juang belajar kalian dan yakinlah pedang yang tajam dan kuat hanya tercipta dari baja melaui tempaan api yang sangat panas.

"Artinya jadikanlah kesulitan hidup itu sebagai motivasi untuk kita menjadi lebih baik. Semoga kalian semua menjadi orang-orang sukses yang nantinya berguna bagi bangsa dan negara dan serta bisa membanggakan orang tua kalian," pesannya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved