Kapolda Kalbar Jenguk Bripda Anastacia Yang Mendapat Perawatan Medis di RS Bhayangkara

Bripda Anastacia Poetry, Anggota Polwan yang berdinas di Unit PPA Satreskrim Polresta Pontianak yang mendapatkan perawatan medis

Kapolda Kalbar Jenguk Bripda Anastacia Yang Mendapat Perawatan Medis di RS Bhayangkara
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HADI SUDIRMANSYAH
Kapolda Kalbar Irjen Pol H Didi Haryono saat jenguk Bripda Anastacia di RS Bhayangkara Pontianak 

Kapolda Kalbar Jenguk Bripda Anastacia Yang Mendapat Perawatan Medis di RS Bhayangkara

PONTIANAKBripda Anastacia Poetry, Anggota Polwan yang berdinas di Unit PPA Satreskrim Polresta Pontianak yang mendapatkan perawatan medis intensif menjadi korban terjepit pintu ketika aksi demo mahasiswa di Kantor DPRD Prov Kalbar pada Senin (30/9/2019) kemarin.

Kapolda Kalbar Irjen Pol H Didi Haryono di dampingi Wakapolda Brigjen Pol Imam Sugianto bersama sejumlah pejabat ‎utama Polda Kalbar membesuk Bripda Anastacia Poetry yang mengalami cidera luka dan lebam mendapatkan perawatan medis di RS Bhayangkara Anton Soedjaro Pontianak.

Kapolda Didi mengatakan bahwa dalam SOP unjuk rasa peran polwan memang ada dibarisan depan untuk melakukan negosiator yang berintekasi langsung dengan pendemo, namun disayangkan kemarin ada sedikit dorongan karena mahasiswa tidak sabar untuk masuk ke halaman kantor DPRD Provinsi Kalbar.

Baca: VIDEO: Segel Lahan Perusahaan Perkebunan Milik Asing di Ketapang, Ini Penjelasan Kapolda Kalbar

Baca: FOTO: Kapolda Kalbar Irjen Didi Haryono Menyerahkan Smart SIM

“Saat unjuk rasa berlangsung tiba tiba para peserta aksi mendorong ke arah Tim Negosiator polwan Polresta yang sedang melaksanakan pengamanan di depan pagar pintu keluar kantor DPRD, terjadi saling dorong diantara mahasiswa karena menginginkan untuk masuk ke halaman kantor DPRD. Sehingga Polwan yang berjaga di depan gerbang tersebut ikut terdorong dan kaki korban tersangkut di bawah pagar. Sehingga tidak bisa ditarik dan mengalami luka” ungkap Kapolda Kalbar

Irjen Pol Didi Haryono juga menyayangkan adanya aksi dorong-dorongan saat unjuk rasa kemarin Senin (30/9) di gedung DPRD.

“Sebenarnya kita bukan melarang mahasiswa untuk masuk ke halaman kantor DPRD kemarin, karena ada acara pelantikan di dalam jadi para peserta aksi kami minta untuk bersabar. Setelah acara pelantikan buktinya kemarin mahasiswa dapat masuk semua ke halaman kantor DPRD untuk menyampaikan aspirasinya” tutur Kapolda Kalbar

Untuk keadaan Bripda Anastascia Poetry atau biasa disapa Poe oleh rekan rekannya ini dari hasil pemeriksaan Dokter Rs Bhayangkara sementara korban mengalami luka lecet dan lebam di pergelangan dalam kaki kiri dan sampai saat ini masih dilakukan pemeriksaan intensif oleh pihak rumah sakit Bhayngkara.‎

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved