Segel Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit PTPN XIII Afdeling III dan V

Penyegelan dipimpin langsung Kapolres Sanggau AKBP Imam Riyadi didampingi Bupati Sanggau Paolus Hadi, Dandim 1204/Sgu Letkol Inf Gede Setiawan.

Segel Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit PTPN XIII Afdeling III dan V
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Sanggau Paolus Hadi, Kapolres Sanggau AKBP Imam Riyadi, Dandim 1204/Sanggau, Letkol Inf Gede Setiawan, Serta Dinas/Instansi terkait saat menyegel PTPN XIII Afdeling V Sungai Dekan, Desa Sungai Alai dan Afdeling III Rimba Belian, Desa Semerangkai, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Minggu (22/9/2019). 

Segel Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit PTPN XIII Afdeling III dan V

SANGGAU-Polda Kalbar melalui Polres Sanggau melakukan penyegelan terhadap perusahaan kebun sawit PTPN XIII, Afdeling V Sungai Dekan, Desa Sungai Alai dan Afdeling III Rimba Belian, Desa Semerangkai, Kecamatan Kapuas, Minggu (22/9/2019).

Penyegelan dipimpin langsung Kapolres Sanggau AKBP Imam Riyadi didampingi Bupati Sanggau Paolus Hadi, Dandim 1204/Sgu Letkol Inf Gede Setiawan.

Hadir menyaksikan penyegelan Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Sanggau, H Syafriansah, Kepala UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Sanggau, Abdul Haris,  Sekretaris BPBD, Bernadus Anggoi, Kasat Pol PP, Victorianus, Manager PTPN XIII, Butar Butar, Kasi Kehutanan dan Keanekaragaman Hayati, Dinas Lingkungan Hidup Sanggau, Rahmadi Asri.

Kapolres Sanggau AKBP Imam Riyadi menyampaikan, seluas 6 hektare lahan yang terbakar di dua lokasi di PTPN XIII. Diantaranya di Desa Sungai Alai dan Desa Semerangkai, Kecamatan Kapuas.

"Secara detail nanti kita akan melakukan pengukuran dengan melibatkan ahli BPN yang akan turun untuk memastikan berapa hektar yang terbakar," katanya.

Baca: Empat Perusahaan di Sintang Disegel dan Dalam Status Penyelidikan

Baca: Polisi Segel Perkebunan Sawit Milik PT Dinamika Multi Perkasa di Kapuas Hulu

Selain PTPN XIII, pihak Kepolisian juga sedang menangani empat perusahaan lainnya.

"Ada empat perusahaan, dua lagi yaitu PT SAP dan PT SISU. Ini yang sudah kami tingkatkan statusnya ke penyidikan sehingga masih berjalan,"ujarnya.

Kapolres menjelaskan, Pihak Kepolisian juga sudah melakukan komunikasi dengan ahli terkait lingkungan.

"Kemarin kita bawa dari IPB dan sudah turun mengambil sampel-sampel yang terkait alat bukti dalam proses penyidikan,"tuturnya.

Halaman
123
Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved