Sutarmidji Ungkapkan Potensi Pendapatan Kalbar Mencapai Rp 500 M Pertahun

Gubernur Kalbar Sutarmidji diwawancarai awak media nasional terkait pembangunan Pelabuhan Kijing, Kamis (19/9/2019).

Sutarmidji Ungkapkan Potensi Pendapatan Kalbar Mencapai Rp 500 M Pertahun
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Gubernur Kalimantan Barat, H.Sutarmidji diwawancarai para wartawan usai memberikan arahan dalam acara Desiminasi jabatan pimpinan tinggi pratama  di lingkungan pemerintah provinsi kalbar, di hoetl Grand Mahkota, Pontianak, Kamis (29/8/2019). Acara ini mengangkat tema Sinergitas pengembangan kompetensi ASN terintegrasi melalui Local Goverment Networking (Love Networking) di Provinsi Kalimantan Barat. 

Sutarmidji Ungkapkan Potensi Pendapatan Kalbar Mencapai Rp500 M Pertahun

PONTIANAK - Gubernur Kalbar Sutarmidji diwawancarai awak media nasional terkait pembangunan Pelabuhan Kijing, Kamis (19/9/2019). 

Pelabuhan Kijing merupakan proyek strategis nasional yang ada di Kalbar dan terletak di Kabupaten Mempawah.

Pelabuhan Kijing dibangun dengan lahan penunjang seluas 200 hektar, dimana akan afda terminal kontainer, terminal curah basah dan terminal curah kering.

Selain itu, Pelabuhan Kijing terintegrasi dengan kawasan ekonomi khusus (KEK) dan saat ini Pelindo masih mengkaji industri apa yang cocok dikembangkan di lokasi KEK.

Baca: VIDEO: Sutarmidji Sampaikan Keuntungan Pelabuhan Kijing Bagi Kalbar

Baca: BREAKING NEWS - Puluhan TKA di Proyek Pelabuhan Kijing Diduga Ilegal, Tukang Masak dari China

Baca: Terkait Pembangunan Pelabuhan Kijing, Erlina Optimistis Lima Tahun Mendatang Ekonomi Lokal Meningkat

Sutarmidji menjelaskan bahwa Pelabuhan Kijing sangat diperlukan di Kalbar, apalagi sebagai daerah penghasil CPO kedua terbesar di Indonesia.

Selama ini, Kalbar tidak mendapatkan apa-apa dari ekspor CPO karena ekspornya dari pelabuhan luar.

Ia menuturkan potensi bagi hasil pajak ekspor mencapai Rp500 miliar dan selama ini tidak didapatkan Kalbar.

Ia juga menegaskan pembangunan harus berjalan terus dan tidak boleh terhambat.

"Kalau ada hambatan harus tegas jangan sampai menghambat lagi, kalau ada yang mengganggu laporkan saja pada pihak penegak hukum," ucap Midji.

Lanjut disampaikannya jangan ada yang mengada-ngada untuk mengambil keuntungan dari pembangunan karena ia melihat Pelindo sudah mengakomodir ganti rugi yang ada.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved