VIDEO: Sutarmidji Sampaikan Keuntungan Pelabuhan Kijing Bagi Kalbar

Selama ini, Kalbar tidak mendapatkan apa-apa dari ekspor CPO karena ekspornya dari pelabuhan luar.

Sutarmidji Sampaikan Keuntungan Pelabuhan Kijing Bagi Kalbar

PONTIANAK - Gubernur Kalbar, Sutarmidji  diwawancarai awak media nasional terkait pembangunan Pelabuhan Kijing, Kamis (19/9/2019).

Pelabuhan Kijing merupakan proyek strategis nasional yang ada di Kalbar dan terletak di Kabupaten Mempawah.

Pelabuhan Kijing dibangun dengan lahan penunjang seluas 200 hektare, dimana akan ada terminal kontainer, terminal curah basah dan terminal curah kering.

Baca: Terminal Kijing Diproyeksikan Rampung Juli 2020, Suharjo Lie: Awal Tahun Sudah Ada Satu Dermaga

Baca: Sutarmidji Bantah Tudingan Aktivitas Bertani Menjadi Penyebab Kabut Asap

Selain itu, Pelabuhan Kijing terintegrasi dengan kawasan ekonomi khusus (KEK) dan saat ini Pelindo masih mengkaji industri apa yang cocok dikembangkan di lokasi KEK.

Sutarmidji menjelaskan bahwa Pelabuhan Kijing sangat diperlukan di Kalbar, apalagi sebagai daerah penghasil CPO kedua terbesar di Indonesia.

Selama ini, Kalbar tidak mendapatkan apa-apa dari ekspor CPO karena ekspornya dari pelabuhan luar.

Ia menuturkan potensi bagi hasil pajak ekspor mencapai Rp500 miliar dan selama ini tidak didapatkan Kalbar.

Ia juga menegaskan pembangunan harus berjalan terus dan tidak boleh terhambat.

"Kalau ada hambatan harus tegas jangan sampai menghambat lagi, kalau ada yang mengganggu laporkan saja pada pihak penegak hukum," ucap Midji.

Lanjut disampaikannya jangan ada yang mengada-ngada untuk mengambil keuntungan dari pembangunan karena ia melihat Pelindo sudah mengakomodir ganti rugi yang ada.
 

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved