Terkait Pembangunan Pelabuhan Kijing, Erlina Optimistis Lima Tahun Mendatang Ekonomi Lokal Meningkat

Kita butuh pemerintah untuk mengembangkan keterampilan dengan pelatihan-pelatihan yang diadakan oleh dinas terkait

Terkait Pembangunan Pelabuhan Kijing, Erlina Optimistis Lima Tahun Mendatang Ekonomi Lokal Meningkat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/YA' M NURUL ASHORY
Bupati Mempawah, Hj Erlina 

Terkait Pembangunan Pelabuhan Kijing, Erlina Optimistis Lima Tahun Mendatang Ekonomi Lokal Meningkat

MEMPAWAH -Pembangunan mega proyek pelabuhan internasional kijing di Kecamatan Sungai Kunyit,  Mempawah terus berlanjut.

Berdasarkan keterangan dari Dinas Perhubungan bahwa saat ini progres pembangunan sudah masuk minggu ke-47 dengan persentase fisik 14 persen.

Terkait hal itu, Bupati Mempawah, Hj Erlina mendorong seluruh stakeholder untuk membuka mata selebar-lebarnya agar segera mempersiapkan diri dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat kedepan.

"Dalam lima tahun kedepan akan banyak perubahan-perubahan yang terjadi di Kabupaten Mempawah, khususnya di sektor ekonomi," ujarHj Erlina

Baca: Diberi Vaksin, 269 Jemaah Calon Haji Asal Ketapang Dinyatakan Sehat

Baca: Ini Kisah Keripik Keisha Buatan Ruli Ansyah jadi Produk Unggulan di Singkawang Expo

Dampak dari pembangunan pelabuhan internasional kijing kata dia harus dirasakan secara langsung dan maksimal bagi masyarakat Kabupaten Mempawah khususnya.

"Oleh sebab itu pemerintah sedang berupaya meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) kita agar mampu bersaing nantinya, karena saya tidak ingin masyarakat Mempawah hanya jadi penonton saja," ujarnya.

Erlina optimis dalam waktu dekat ini, dua mega proyek yang sedang dibangun di Kabupaten Mempawah akan segera rampung, yakni pelabuhan internasional kijing dan smelter alumina, berdasarkan itulah dia terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dan mendukung program pemerintah.

"Kalau kita tidak bersinergi dari sekarang, nanti kita hanya bisa jadi penonton, tidak sebagai penikmat hasil dan keuntungan dari dua mega proyek strategis tersebut. Kalau kita sendiri yang punya rumah ini tidak mau membenahi rumah kita, bagaimana kita mau menikmati hasilnya," Hj Erlina.

Terpisah, mahasiswi asal Kecamatan Sungai Kunyit, Febby Amira (28) berharap jika nantinya pelabuhan internasional Kijing sudah rampung dan mulai beroperasi, pemerintah lebih mengutamakan pekerja lokal dan mengedepankan kemerataan.

"Kita di Mempawah jangan sampai tidak mendapatkan pekerjaan dari pelabuhan yang ada di depan rumah kita sendiri, lagipula kita berharap dampak pembangunan tersebut bisa dirasakan secara merata tidak hanya warga Sungai Kunyit saja," tuturnya.

Febby juga ingin pemerintah mempersiapkan SDM lokal mulai dari sekarang, agar nantinya tidak kalah saing dengan pekerja dari luar daerah apalagi sampai ada pekerja dari luar negeri.

"Kita butuh pemerintah untuk mengembangkan keterampilan dengan pelatihan-pelatihan yang diadakan oleh dinas terkait, pemerintah juga harus mengeluarkan program yang berfokus pada pengembangan keterampilan individual," pungkas Hj Erlina.

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved